Tidak Malalaikan Shalat Kapanpun dan dimanapun

Tidak Malalaikan Shalat Kapanpun dan dimanapun

Hiruk pikuk kehidupan dunia trelah melalaikan kebanyakan manusia dari mengingat Rabbnya, Tuhan alam semesta. Terutama, pengaruh Barat yang selalu mengandalkan sisi lahiriyahnya saja melupakan ruhaninya dalam menilai hidup.

Sebagai seorang muslim yang diperintahkan untuk selalu mengingat Allah, ada satu amalan yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun dan ketika di mana saja berada. Ya, yaitu shalat lima waktu dalam sehari; Fajar (shubuh), Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.

Karena itulah, hakekat gaya hidup seorang muslim selalu dzikrullah, dengan menegakkan shalat, utamanya di awal waktu dan berjamaah.

Pemandangan menarik saat tinggal di dunia muslim Arab adalah masyarakatnya yang masih teguh menjaga waktu-waktu shalatnya. Meskipun, kekufuran selalu ada di manapun, tetapi nilai mahal ketaatan tidak meninggalkan shalat masih lebih terasa dominan, utamanya di negeri Arab Saudi.

Tidak jarang kita jumpai shalat didirikan secara berjamaah di pinggir jalan saat safar, di pantai di tengah-tengah rekreasi bersama keluarga, di dalam pasar atau mall ketika berbelanja, dan tempat umum lainnnya. Kegiatan duniawinya pun diberhentikan sementara, menyempatkan dzikrullah, shalat di atas tanah, lantai, rumput, atau alas apapun selama tidak najis.

Berikut beberapa foto masyarakat muslim Arab yang tetap menjaga shalatnya, meski di manapun dan dalam kondisi apapun.

Shalat di pesawat Saudia Airlines, satu-satunya maskapai yang menyediakan tempat shalat bagi penumpangnya Suasana shalat berjamaah di mall Burj Sa’ah, tepat di depan Masjidil Haram Makkah Saat berekreasi di pantai, muslim tidak melupakan shalat berjemaah, meski beralaskan rumput hijau

Beberapa orang mendirikan shalat saat bus berhenti di sebuah perjalanan antar kota

Tetap berdiri semampunya untuk shalat ketika dirawat sakit Dua orang menghentikan mobilnya untuk menunaikan shalat di pinggir jalan tol, di Arab Saudi
Ditulis oleh: admin