Untaian Puisi Dubes RI untuk KSA, Agus Maftuh Abegebriel, di Depan Pangeran Muhammad bin Abdurrahman bin Abdulaziz Al Saud

  • 25 November 2017
  • 805 views
Untaian Puisi Dubes RI untuk KSA, Agus Maftuh Abegebriel, di Depan Pangeran Muhammad bin Abdurrahman bin Abdulaziz Al Saud

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-72 kemerdekaan Indonesia dan 67 tahun hubungan diplomatik Saudi-Indonesia, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menyampaikan untaian puisi penuh cinta untuk Arab Saudi dan para pemimpinnya (Kamis, 23/11).

Sebelum melantunkan bait puisinya, Agus memberikan sambutan di depan Royal Highness Pangeran Muhammad bin Abdurrahman bin Abdulaziz Al Saud yang juga merupakan kakak sepupu Putra Mahkota Muhammad bin Salman, para Duta Besar, Diplomat dan pengusaha serta undangan yang hadir di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh.

Dalam pidatonya yang disampaikan dengan penuh optimisme, Agus menyampaikan bahwa hubungan Saudi dan Indonesia harus terus dikembangkan di berbagai macam bidang. Sebagaimana yang dia canangkan sebagai Saunesia, Saudi-Indonesia.

“Indonesia dan Arab Saudi merupakan dua negara besar yang memiliki pengaruh di kawasan.” Tekan Agus. “Adalah hal yang baik bagi kita untuk meningkatkan kerja sama.” Lanjutnya.

Tak lupa, Agus kembali mengingatkan bahwa “mega kunjungan” Khodimul Haromain, Raja Salman beserta ratusan rombongannya pada bulan Maret yang lalu, merupakan momentum untuk memperkuat dan meningkatkan hubungan Indonesia dan Arab Saudi.

Indonesai dan Arab Saudi, menurut Agus, “telah menyatu melalui Islam, persaudaraan dan hubungan yang saling menguntungkan.” Agus menjelaskan, hubungan ini meliputi kerjasama menghadapi terorisme, kekerasan, intoleransi agama dan sektarian serta mempromosikan Islam moderat dan kesadaran publik akan bahaya ideologi ekstremis.

“Indonesia dan Arab Saudi memiliki kesamaan pemahaman mengenai prinsip Islam moderat sebagai prinsip utama, dan Indonesia berharap dapat melanjutkan kerjasa sama poros Saunesia untuk memerangi ekstremisme,” terang Agus dalam pidato yang disampaikan dalam bahasa Inggris dan Arab sekaligus.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Agus Maftuh, menyampaikan bait puisi yang “menunjukkan rasa cinta yang tulus dan bukan basa basi kerajaan tercinta ini dan sebagai sebuah kebanggaan terhadap poros Saunesia.” Simak video lantunan puisi yang penuh cinta pada video di bawah ini.

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait