94,4% Warga Arab Saudi Puas dengan Kinerja Putra Mahkota

94,4% Warga Arab Saudi Puas dengan Kinerja Putra Mahkota

RIYADH – 94,4% warga Arab Saudi merasa puas dengan kinerja Putra Mahkota Muhammad Bin Salman, sebagaimana jajak pendapat yang dilakukan oleh Pusat Studi SMT, sebuah lembag kajian independen untuk studi perkembangan baru dan peristiwa di kawasan Timur Tengah dan negara-negara Arab.

Sekitar 92% warga yang disurvei menyetujui keputusan pengangkatannya sebagai Putra Mahkota, dengan pemikiran bahwa hal itu akan semakin memberdayakan generasi muda.

Sekitar 88% melihatnya sebagai seorang yang memiliki kemampuan kepemimpinan yang cakap.

Jajak pendapat ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan para partisipan, dengan jumlah dari jenis kelamin pria dan wanita yang sama, berusia 18 tahun ke atas dari berbagai Wilayah di Arab Saudi.

Poling ini diakui memiliki margin kesalahan hanya 3 persen, dilakukan dalam rentang waktu 18 dan 22 November 2017. Sebagian besar partisipan – 91,75 persen – mendukung keputusan yang diambil untuk pemberdayaan wanita dan hak yang diberikan kepada mereka.

Reformasi sosial dan ekonomi Putra Mahkota Muhammad Bin Salman, termasuk di antaranya membuat keputusan bersejarah yang menizinkan perempuan mengemudi mulai bulan Juni 2018.

Sekitar 95,25 persen peserta dalam jajak pendapat Pusat Studi SMT melihat Visi Saudi 2030 sebagai hal yang sangat penting dan merupakan cara terbaik untuk mereformasi ekonomi secara substansial.

Visi tersebut bertujuan menjadikan ekonomi Saudi sebagai salah satu negara yang paling kuat di dunia.

Sementara itu, sekitar 97,5% peserta mendukung keputusan anti-korupsi yang baru-baru ini dijalankan.

Awal bulan ini, Khodimul Haromain, Raja Salman mengeluarkan sebuah keputusan kerajaan untuk membentuk sebuah komite tertinggi yang dipimpin oleh Putra Mahkota untuk menangani korupsi keuangan publik.

Komite telah mengidentifikasi pelanggaran, kejahatan, orang dan kelompok yang terlibat dalam kasus korupsi.

Sebagian besar 99 persen warga yang disurvei oleh Pusat Studi SMT sepakat bahwa stabilitas internal harus diutamakan daripada sektor pendidikan dan kesehatan.

Sementara 80,25% yang disurvey mendukung perubahan sektor publik baru-baru ini, termasuk pembentukan Otoritas Hiburan Umum.

Sebanyak 98% peserta mendukung keputusan Putra Mahkota untuk mengekspos dan melawan ancaman potensial seperti Iran dan organisasi teroris. SG

Ditulis oleh: admin