Kajian Harian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Madinah

  • admin
  • 3 Desember 2017
  • 71 Views
Kajian Harian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Madinah

Kabar gembira bagi para jamaah umrah yang akan berziarah ke Masjid Nabawi, untuk bisa mendengarkan kajian berbahasa Indonesia di masjid yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Berikut jadwal kajian berbahasa indonesia di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah:

  • Pemateri : Ustadz Dr. Abdullah Roy, MA (Jurusan Aqidah, Fakultas Da’wah Dan Ushuluddin, Universitas Islam Madinah)
  • Materi : “Fadhlul Islam” (Keutamaan Islam)
  • Karya : Syekh Muahmmad At-tamimi rahimahullah
  • Waktu : Setiap Hari, Sholat Magrib (akan dimulai insyaAllah hari Senin, 14 Rabiul Awwal 1439 H/4 Desember 2017 M)
  • Tempat : Pintu 19 (Badr)

Kajian di atas dapat didengarkan melalui siaran langsung di fb.com/hsi.abdullahroy

Unduh aplikasi di HP Android dari playstore: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.viastreaming.RadioHSI

Atau dapat diakses dari HP di halaman http://s9.viastreaming.net/9095/mobile/Tunein

Untuk iPhone, iPod, iPad, Windows PC, Mac PC dan Blackberry: http://tunein.com/radio/Radio-HSI-Abdullah-Roy-s283662

Kata kunci pencarian: Radio HSI

Semoga info kajian ini bisa disampaikan kepada para jamaah yang akan berangkat umrah tahun ini, sehingga bisa mengambil manfaat lebih banyak selama di Madinah dan meraih pahala menuntut ilmu di Masjid Nabawi.

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits Abu Hurairah radhiyallahu‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ جَاءَ مَسْجِدِي هَذَا لَمْ يَأْتِهِ إِلاَّ لِخَيْرٍ يَتَعَلَّمُهُ أَوْ يُعَلِّمُهُ فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الْمُجَاهِدِ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنْ جَاءَ لِغَيْرِ ذَلِكَ فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الرَّجُلِ يَنْظُرُ إِلَى مَتَاعِ غَيْرِهِ

“Barangsiapa mendatangi masjidku ini, ia tidak datang kecuali untuk kebaikan yang ingin dia pelajari atau diajarkan, maka kedudukannya seperti mujahid di jalan Allah. Dan barangsiapa datang untuk selain itu, maka ia laksana orang yang hanya memandang barang orang lain.” [HR. Ibnu Majah no. 227, di shahihkan oleh al-Albani]

.:: PPMI MADINAH ::.

Tema Terkait