“Dosa-dosa Kita Jauh Lebih Berbahaya Dari Sekedar Amerika”

  • 12 Desember 2017
  • 751 views
“Dosa-dosa Kita Jauh Lebih Berbahaya Dari Sekedar Amerika”

Jika anda berkesempatan ke Jerusalem, ketika memasuki gerbang Herodes (Herod’s Gate) menuju ke kota tua kompleks al-Aqsa, dua atau tiga toko kecil setelahnya terdapat anak tangga menuju ke persimpangan di atas bukit kecil, dimana ada dua bangunan yg salah satunya adalah bangunan yg biasa digunakan penganut sufi, kebanyakan asal India.

Saya lupa nama tarekatnya, tapi konon para pengikutnya ini memiliki kebiasaan aneh yakni melukai dirinya sendiri mirip orang Syiah. Perbedaannya adalah kalau Syiah melukai demi ghuluw-nya terhadap Hussein, maka para sufi itu melakukannya demi suatu kisah tidak masuk akal yang mereka percayai turun temurun.

Kisah itu konon berawal ketika sang imam sufi pergi ziarah ke Mekah. Ketika bermaksud mengunjungi makam Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, ia ditolak mendekat oleh penjaga. Namun, sang imam tidak kehabisan akal dan ia mengeluarkan kesaktiaannya memanggil Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maka dikisahkan tangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari kuburnya dan diciumlah tangan itu oleh sang imam.

Sesaat kemudian, mereka yg melihat kejadian itu langsung kesurupan dan tanpa sadar melukai dan menikam diri mereka sendiri dengan pisau (pedang). Kejadian ini membuat makam sekitar Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam bermandikan darah dari orang-orang yang kesurupan tersebut.

Melihat kejadian itu, imam sufi tadi kembali mengeluarkan kesaktiannya mengusap tubuh orang-orang yg terluka.

Itu adalah satu dari banyak sekali aliran sufi yang tumbuh berkembang di Jerusalam, bahkan tepat di jantung komplek al-Haram asy-Syarif.

Di dalam masjid kubah emas-pun (Dome of Rock), di bawah batu — yang konon menjadi tempat pijakan Nabi ketika Mi’raj, tidak sulit Anda dapati orang-orang yang melakukan ritual bid’ah, bau asap dupa sudah umum.

Terlepas dari kelakuan para politikus Hamas, baik yang terkonang maupun terkondang, buruknya kondisi tauhid adalah salah satu faktor penting mengapa pertolongan Allah tidak kunjung tiba bagi rakyat Palestina; betapapun banyak demo, roket yang dilepaskan, bom bunuh diri, bahkan ribuan darah manusia ditumpahkan.

Ingatlah dua nasihat mulia ini;

Syaikh Dr. Muhammad Said Ruslan:

“Jika kamu kembali kepada Allah (dengan sebenar-benarnya iman, ahlak yang baik, ketaatan, kesabaran), Palestina akan kembali kepadamu.”

Mengapa? Syaikh Muqbil al-Wadi’ii berkata:

“Dosa dosa kita jauh lebih berbahaya dari sekedar Amerika”

Oleh Katon Kurniawan

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait