King Salman Relief Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan di 257 Proyek, 39 Negara Miskin dan Dana $ 895 Juta

  • admin
  • 24 Desember 2017
  • 61 Views
King Salman Relief Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan di 257 Proyek, 39 Negara Miskin dan Dana $ 895 Juta

Dalam konferensi pers di Moskow (23/12), Abdullah Al-Rabeeah menyampaikan bahwa sampai saat ini The King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief), telah berhasil mengerjakan 257 proyek sejak didirikan pada tahun 2015, melalui 119 kemitraan lokal dan internasional dengan biaya lebih dari $ 895 juta.

Pengawas Umum KSRelief, Al-Rabeeah, menambahkan bahwa sebanyak 166 proyek yang dialokasikan ke Yaman, di semua wilayah negara tersebut, bekerjasama dengan mitra lokal dan organisasi khusus PBB.

Proyek di Yaman meliputi sektor medis, sanitasi lingkungan, dan program untuk perempuan dan anak-anak, tambahnya. Al-Rabeeah juga menambahkan bahwa semua pelabuhan di Yaman terbuka untuk bantuan kemanusiaan dan bantuan komersial.

Melalui KSRelief, Arab Saudi telah melakukan semua jenis bantuan kemanusiaan, termasuk untuk orang miskin di 39 negara di empat benua, imbuh Al-Rabeeah. Dia menegaskan bahwa upaya bantuan kemanusiaan KSRelief menjangkau semua provinsi Yaman termasuk yang dikuasai oleh milisi Houtsi. Meskipun kerap mendapat hambatan dari Houtsi, KSRelief tetap melakukan pengiriman bantuan kemanusiaan ke semua provinsi Yaman, katanya.

Al-Rabeeh juga meminta kelompok kemanusiaan global dan masyarakat internasional untuk tidak mengabaikan wilayah yang dikepung oleh milisi Houthi di Yaman yang menyandera jutaan orang yang tidak bersalah, termasuk wanita, anak-anak dan orang tua, seperti terjebak di Taiz dan kota-kota lainnya.

Dalam penjelasannya di depan wartawan, Al-Rabeeah mengatakan bahwa wabah kolera mengancam di Yaman. Penyakit ini telah menyebar di Yaman selama bertahun-tahun karena infrastruktur dan standar kesehatan yang buruk. Namun, berkat upaya yang dilakukan oleh pihak terkait yang didukung KSRelief, tingkat pemulihan telah meningkat menjadi lebih dari 99,7 persen.

Sementara dalam krisis Suriah, Al-Rabeeah memastikan bahwa Arab Saudi merupakan salah satu negara pertama yang membantu rakyat Suriah dengan menampung 262.000 pengungsi Suriah. Pengungsi Suraih selama ini diperlakukan sebagaimana rakyat Saudi yang dapat bekerja dan mendapatkan pendidikan gratis.

Tercatat sebanya 114.000 siswa Suriah mendapatkan pendidikan gratis di Arab Saudi. Selain itu, Arab Saudi juga menyediakan proyek senilai $ 800 juta untuk mengurangi penderitaan pengungsi Suriah yang tinggal di negara-negara tetangga. AN

Tema Terkait