Setelah Menjadi Tuan Rumah 11 Pangeran: Penjara Al-Hair Menjadi Tempat yang Paling Ketat Dijaga

  • 6 Januari 2018
  • 770 views
Setelah Menjadi Tuan Rumah 11 Pangeran: Penjara Al-Hair Menjadi Tempat yang Paling Ketat Dijaga

Sorotan perhatian media di Arab Saudi pada hari Sabtu (6/1) ini, tertuju kepada penjara “al-Hair,” sekaligus menimbulkan rasa ingin tahu masyarakat Saudi terkait hotel prodeo tersebut. Hal ini setelah tersiar kabar penahanan 11 pangeran Saudi yang dititipkan di penjara tersebut.

Para pangeran yang ditangkap dijebloskan ke al-Hair, setelah menolak membubarkan diri dalam unjuk rasa protes dua keputusan raja di sebuah istana kerajaan pada hari Jum’at (5/1).

Penjara al-Hair merupakan salah satu dari 5 penjara terbesar dengan penjagaan ekstra ketat yang ada di Arab Saudi.  terletak 40 km dari selatan Riyadh, kini memiliki 1,300 narapidana yang ditahan di sana, termasuk 10 narapidana perempuan dan 38 sel khusus dilengkapi dengan tempat tidur besar, kulkas dan televisi dan kamar mandi.

Di penjara ini, narapidana yang telah menikah dapat dikunjungi istri atau suaminya untuk memenuhi hajat biologisnya selama 3 sampai 5 jam bersama, setidaknya satu kali dalam satu bulan.

Penjara al-Hair dibuka mulai tahun 1983, diawasi langsung oleh Saudi Bureau of Investigation ( المباحث العامة السعودية). Sebagian besar tahananan yang dihukum merupakan tersangka dalam kasus terorisme, termasuk mereka yang terlibat serangkaian aksi teroris al Qaeda di dalam negeri Arab Saudi, sebelum munculnya Daesh (ISIS).

Di dalam penjara dilengkapi sarana kesehatan, berupa rumah sakit yang memiliki 200 tempat tidur pasien dengan memiliki setiap bagian dokter rujukan, termasuk dokter spesialis, dan memiliki fasilitas untuk semua operasi bedah, kecuali untuk operasi jantung terbuka, akan dipindahkan ke rumah sakit di luar penjara.

Selain itu, fasilitas kesehatan juga dilengkapi klinik gigi (dental), yang dapat membantu napi pasien untuk perawatan gigi secara mudah, karena diengkapi dengan laboratorium gigi. Rumah sakit penjara ini juga memiliki klinik kesehatan kulit dan perawatannya, serta memiliki fasilitas untuk menumbuhkan atau menghilangkan rambut dengan laser. Semua fasilitas kesehatan tersebut disediakan gratis untuk penghuni penjara al-Hair.

Para tahanan yang mendekam di penjara ini mengikuti beberapa kursus pelatihan dalam beberapa bulan, jika diperlukan ditransfer ke salah satu pusat rehabilitasi pusat Riyadh atau Jeddah, untuk mendapatkan pelatihan lebih lanjut, selama masa penahanan.

Untuk membantah beberapa lembaga dan kelompok hak asasi manusia, yang menuduh pemerintah Saudi terlibat penyiksaan dan melanggar hak-hak tahanan selama di dalam penjara, wartawan kini diizinkan mengunjungi penjara untuk meliput. eremnews

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait