Saudi Mengutamakan Warganya untuk Bekerja di Perusahaan Rental Mobil

Saudi Mengutamakan Warganya untuk Bekerja di Perusahaan Rental Mobil

Peraturan terbaru mulai ditetapkan, hanya warga Saudi yang diizinkan bekerja di kantor penyewaan mobil mulai 18 Maret, sebagaimana penjelasan juru bicara Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Khaled Aba Al-Khail.

Dia mengatakan tim inspeksi gabungan akan memantau perusahaan penyewaan mobil yang melakukan pelanggaran. Denda akan dikenakan pada perusahaan yang melanggar, terutama pelanggaran terhadap jumlah pekerja ekspatriat yang seharusnya dibatasi hanya untuk orang Saudi. Denda akan bertambah meningkat jika pelanggaran diulangi.

Al-Khail menjelaskan, jika ada pertanyaan atau keluhan tentang pelanggaran tentang ketenagakerjaan, dapat disampaikan melalui Call Center Kementerian, nomor 19911, atau melalui aplikasi “ma3an-lil-rasd” yang dapat diunduh di smartphone.

Dia juga menyampaikan bahwa kementerian juga memprogramkan pelatihan kerja secara online bagi warga Saudi melalui platform “Doroob“.

Sebagai prakarsa utama Program Transformasi Nasional 2020 untuk pengembangan angkatan kerja nasional dan bermitra dengan sektor swasta, Doroob memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat pengangguran dengan meningkatkan keterampilan pencari kerja. Program ini akan meningkatkan daya saing warga Saudi secara keseluruhan di pasar tenaga kerja.

Ini juga akan membantu perusahaan dalam menemukan tenaga profesional yang berkualifikasi tinggi untuk mengisi pekerjaan yang dibutuhkan.

Al-Khail mengatakan bahwa kementerian juga akan memberikan dukungan teknis dan finansial kepada pengusaha muda Saudi. Sekaligus akan mengatur forum kerja untuk menghubungkan pengusaha dan pencari kerja.

April tahun lalu, Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial telah mengumumkan keputusannya untuk membatasi pekerjaan bagi eskpatriat di perusahaan penyewaan mobil yang dikhususkan bagi warga negara Saudi.

Kebijakan tersebut diikuti dengan mempersilahkan kepada semua pemangku kepentingan di sektor swasta untuk menyampaikan pendapat mereka terkait pembatasan pekerjaan bagi warga asing di gerai sewa mobil. Partisipasi tersebut disampaikan dalam slogan, “Together We Improve“, yang dapat diakses melalui http://qarar.ma3an.gov.sa/a/ideas/recent/campaigns/19905.

Langkah baru tersebut menyusul penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenaker dan Otoritas Transportasi Umum Saudi untuk mengakuisisi pekerjaan di kantor penyewaan mobil dengan layanan berbasis aplikasi.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menciptakan sekitar 200.000 pekerjaan bagi orang Saudi di sektor transportasi umum selama tiga tahun ke depan sesuai dengan tujuan Visi Kerajaan 2030. SG

Ditulis oleh: admin