Putra Indonesia, Prof Irwandi Jaswir Menangkan Hadiah King Faisal International Atas Khidhmahnya Kepada Islam

  • 11 Januari 2018
  • 570 views
Putra Indonesia, Prof Irwandi Jaswir Menangkan Hadiah King Faisal International Atas Khidhmahnya Kepada Islam

Profesor Irwandi Jaswir dari Indonesia terpilih sebagai pemenang King Faisal International Price 2018 dalam kategori pelayanan Islam.

Irwandi diakui atas kontribusinya dalam pembentukan dan pengembangan ‘Ilmu Halal’ melalui berbagai publikasi dan studi penelitian berkaitan dengan makanan. Penelitian dan pengembangannya berhasil menemukan metode baru untuk menganalisis zat yang digunakan dalam pembuatan ‘Alternatif Makanan Halal’.

Metode baru tersebut berguna untuk mendeteksi dengan cepat zat non-halal dalam makanan. Di antaranya adalah ‘Portable Electronic Nose’ yang mampu mendeteksi dalam beberapa detik adanya alkohol atau lemak babi (lemak yang berasal dari babi) dalam kandungan makanan dan minuman.

Sebagai bentuk penghargaan atas karyanya tersebut, komite penghargaan King Faisal memilihnya dan memberikan hadiah berupa sertifikat kaligrafi tulisan tangan yang meringkas karya pemenang, sebuah penghargaan terbuat dari emas 24 karat, medali emas 200 gram dan uang hadiah sebesar $ 200 ribu.

Sekretariat Jenderal Raja Faisal International Prize mengumumkan pemenang Hadiah Nobel ke-40 di Aula Sultan Prince of Al-Faisaliah Centre di Riyadh pada hari Rabu (10/1) malam. Acara tersebut dihadiri Pangeran Khaled Al-Faisal, Amir dari Makkah, penasihat Pelayan Dua Masjid Suci, Ketua Yayasan Raja Faisal, dan pejabat lainnya, termasuk anggota panitia seleksi, para ilmuwan terkemuka, tokoh budaya dan media.

Prof. Irwandi Jaswir lahir pada 20 Desember 1970 di Medan, Sumatera Utara. Dia memperoleh gelar sarjana di bidang Teknologi Pangan dan Gizi Manusia pada tahun 1993 dari Universitas Pertanian Bogor (IPB), Master of Science dalam Ilmu Pangan dan Bioteknologi pada tahun 1996, serta PhD di bidang Kimia Pangan dan Biokimia pada tahun 2000 dari Universiti Putra di Malaysia.

Dalam perjalanan karirnya yang produktif, Irwandi telah banyak mengisi posisi akademis dan administratif. Sumbangannya yang besar melalui penelitiannya di bidang Ilmu Halal, di mana dia telah menerbitkan lebih dari 120 artikel di jurnal ilmiah yang ditelaah dan diteliti para pakar di bidangnya. Irwandi juga berhasil menyelesaikan lebih dari 30 studi penelitian dan telah mengantongi lebih dari 60 penghargaan dan pengakuan.

Saat ini, Irwandi dipercaya sebagai Wakil Dekan Institut Internasional untuk Penelitian dan Pelatihan Halal (INHART) dan Sekretaris Dewan Guru Besar di Universitas Islam Internasional Malaysia (IIUM).

Ilmuwan lain yang mendapatkan penghargaan King Faisal, di antaranya Profesor Bashar Awwad dari Yordania untuk Studi Islam dan Profesor Chokri Mabkhout dari Tunisia dianugerahi penghargaan untuk Bahasa Arab dan Sastra.

Di bidang pengobatan, hadiah King Faisal diberikan kepada Profesor James P. Allison atas kontribusinya yang luar biasa untuk pengembangan bidang imunoterapi kanker. Sementara Profesor University of Oxford Profesor Sir John M. Ball dianugerahi penghargaan untuk sains atas kontribusi mendasar dan terobosannya terhadap persamaan diferensial parsial nonlinier, kalkulus variasi, dan sistem dinamik. SG, AN

Ditulis oleh: admin