Jawaban Haiyah al-Amr bil Ma’ruf wan Nahyi anil Munkar Saudi Atas Permintaan Tidak Menutup Toko Saat Waktu Shalat

  • 4 Februari 2018
  • 648 views
Jawaban Haiyah al-Amr bil Ma’ruf wan Nahyi anil Munkar Saudi Atas Permintaan Tidak Menutup Toko Saat Waktu Shalat

Sudah menjadi maklum bahwa toko dan kegiatan bisnis di Arab Saudi wajib dihentikan sementara saat datang waktu adzan hingga berakhir waktu shalat berjamaah di masjid. Akhir-akhir ini, ada sekelompok orang yang meminta agar kegiatan jual beli di toko dan pusat perbelanjaan tidak perlu ditutup meski waktu shalat tiba.

Propaganda tersebut akhirnya langsung mendapat respon secara resmi dari Ketua Umum Haiyah al-Amr bil Ma’ruf wan Nahyi anil Munkar Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdurahman Al-Sanad.

Dalam keterangan persnya, Ahad (4/2), Syaikh al-Sanad menegaskan bahwa hal terbesar pada saat pendirian Kerajaan Arab Saudi oleh Raja Abdul Aziz adalah pembentukan petugas khusus yang memerintahkan orang-orang di pasar untuk mendirikan shalat. Hal ini diteruskan oleh anak keturunannya hingga hari ini.

Syaikh al-Sanad mengatakan: “Di antara dasar utama pembentukan negara Islam adalah mendirikan shalat, sebagaimana firman Allah (yang artinya) ‘ (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan (Surah Al-Hajj ayat 41).’

al-Sindi melanjutkan, “Dalam mendirikan shalat, di antaranya adalah menyerukan untuk mendirikannya, serta mengingatkan kepada siapa saja yang meremehkan shalat. Oleh karenanya diperlukan petugas yang menyeru orang-orang di pasar dan pusat perbelanjaan serta tempat-tempat umum lainnya untuk mendirikan shalat pada waktunya.”

“Salah satu syariat Allah yang besar adalah mengagungkan shalat, dan cara penganggungannya adalah tidak melalaikan shalat karena urusan jual beli.” Jelasnya lebih lanjut. akhbaar24.argaam

 

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait