Arab Saudi Membuka Pintu Bagi Universitas Asing

  • admin
  • 30 Oktober 2019
  • 61 Views
Arab Saudi Membuka Pintu Bagi Universitas Asing

Menteri Pendidikan Arab Saudi, Dr. Hamad Al-Syaikh, mengatakan bahwa cabang universitas asing akan dibuka di Saudi.

Izin tersebut keluar setelah peraturan perguruan tinggi yang baru disetujui oleh Majelis Syura pada hari Selasa (30/10).

Pemberlakuan peraturan baru tersebut diyakini akan membawa perubahan kualitatif yang luar biasa di sektor pendidikan tinggi Arab Saudi, sebagaimana laporan Saudi Press Agency (SPA).

Hamad mengatakan bahwa universitas asing akan diizinkan membuka cabangnya mengikuti monitoring khusus yang berlaku.

Peraturan baru tersebut juga diharapkan membawa lompatan kualitatif dalam pemberdayaan, keunggulan dan kualitas, serta berkontribusi untuk mengembangkan dunia pendidikan dan penelitian.

“Ini juga akan berperan dalam meningkatkan efisiensi pengeluaran, mengembangkan sumber keuangan dan sumber daya manusia di dunia perguruan tinggi, sejalan dengan Visi Saudi 2030. Penerapannya akan mulai diterapkan secara bertahap untuk pembukaan tiga universitas pada tahap pertama, dengan masa transisi selama satu tahun dari tanggal penerapan peraturan baru,” papar Hamad.

Di bawah undang-undang baru, universitas akan memiliki kebebasan mengatur kebijakannya menyeseuikan dengan kebijakan umum yang disetujui oleh pemerintah Saudi.

Guna mengimplementasikan peraturan tersebut, akan dibentuk Dewan Urusan Universitas beranggotakan sejumlah lembaga pemerintah dan perwakilan dari sektor swasta. Selain itu, dibentuk pula dewan pengawas di masing-masing perguruan tinggi dan dewan penasihat internasional untuk memperluas basis partisipasi dalam pengambilan keputusan.

Dengan payung peraturan baru tersebut, universitas asing yang membuka cabangnya di Saudi dapat memkasimalkan sumber daya mereka sendiri, seperti membangun dana abadi dan perusahaan, serta memungkinkan mereka untuk menyetujui spesialisasi dan program mereka.

Pihak perguruan tinggi asing juga diberi otoritas memilih pimpinannya untuk mengefisiensikan dan meningkatkan output mereka, sekaligus menciptakan peluang lapangan kerja bagi warga Saudi. SG

Tema Terkait