17 Miliar Dollar Bantuan KSRelief Untuk Pengungsi Dunia

  • 19 Desember 2019
  • 911 views
17 Miliar Dollar Bantuan KSRelief Untuk Pengungsi Dunia Foto: currentaffairs

First Global Refugee Forum diadakan di Jenewa, Swiss (17-18 Desember 2019) dihadiri beberapa pemimpin negara. Membahas pemberdayaan pengungsi, penanganan orang terlantar dan pengentasan kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut, Pengawas Umum Pusat Bantuan dan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief), Dr. Abdullah Al-Rabeeah, mengatakan bahwa Arab Saudi telah menyumbangkan lebih dari $ 17 miliar untuk para pengungsi dan orang-orang terlantar dalam dua dekade terakhir.

Dia menambahkan, bahwa $ 925 juta dari total biaya tersebut, didedikasikan untuk PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) dan organisasi internasional lainnya, termasuk $ 287,9 juta yang disumbangkan ke Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Dalam sambutan pidatonya, Al-Rabeeah menjelaskan, ”Arab Saudi menyadari perannya dalam kemanusiaan dan telah mendedikasikan banyak program untuk mendukung pengungsi dan orang-orang terlantar. Ini juga memastikan implementasi proyek-proyek penting dalam ketahanan pangan, kesehatan, perlindungan, air, sanitasi lingkungan, nutrisi dan pendidikan.”

“Dengan bekerja sama dengan Uni Emirat Arab (UAE) dan Kuwait, Arab Saudi juga mensponsori Rohingya Pledging Conference yang diadakan di markas PBB di New York pada bulan September, di mana (menyeru) banyak negara untuk berkomitmen membantu (Rohingya) dengan bantuan dana lebih dari $ 283 juta.” Paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Al-Rabeeah juga menambahkan bahwa Arab Saudi juga telah menampung lebih dari 1,9 juta pengungsi Suriah, Yaman dan Rohingya, memberi mereka kesempatan kerja dan layanan kesehatan, pendidikan, dan layanan lainnya secara gratis.

Al-Rabeeah menjelaskan juga, bahwa Arab Saudi juga berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di negara-negara yang menampung pengungsi, untuk mengurangi beban mereka.

Untuk tahun 2020 mendatang, KSRelief siap mengimplementasikan banyak program dan proyek bantuan untuk yang membutuhkan di seluruh dunia bermitra dengan PBB dan organisasi internasional.

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait