Di Saudi, Tidak Ada Hari Libur Untuk Perayaan Natal

  • News Admin
  • 25 Desember 2019
  • 1199 Views
Di Saudi, Tidak Ada Hari Libur Untuk Perayaan Natal

Hari natal hari libur di Arab Saudi? Maaf, di Negeri Raja Salman, tidak memperingatinya. Tidak toleran?

Status terbaru Prof. Anton Satria P., pengajar di Universitas King Abdulaziz Jeddah:

Hari ini 25 Desember 2019 aktivitas akademik berjalan seperti biasa, ada jadwal Ujian Akhir Semester dan juga mengawas ujian di fakultas.

Di King Abdulaziz University, 3 minggu ini diwarnai berbagai kesibukan akademik di penghujung semester 1 dari 15 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020.

Di sini pemerintah hanya memberikan libur 2 minggu untuk Idul Fitri, 2 minggu untuk Idul Adha dan 1 hari untuk National Day. Tidak ada hari libur nasional lain.

Mungkin ada yang berpikir negara ini tidak toleran.

Tunggu dulu.

Pikiran pun melayang ke Idul Fitri tahun 2006 (1 Syawal 1427 H), Senin pagi saya melangkah ke kampus untuk mengikuti perkuliahan seperti biasa di National Chiao Tung University, Hsinchu, Taiwan.

Tidak ada jamaah sholat Idul Fitri, tidak ada silaturahmi. Sempat berkaca-kaca terbayang keluarga berhari raya di kampung halaman, sementara saya berada di kelas kuliah seperti biasa.

Kemudian Idul Fitri tahun 2012 (1 Syawal 1433 H), saya berada di Bristol University, Bristol UK bertugas mengikuti kejuaraan dunia robot sepak bola waktu itu.

Beruntung 1 Syawal jatuh pada hari Ahad (libur), sehingga masih bisa sholat Idul Fitri bersama teman-teman dari Malaysia sebelum melaksanakan persiapan kompetisi di arena.

Apakah akan menyebut juga kedua negara tersebut tidak toleran.

Tentu saja libur diberikan bagi hari besar/hari raya yang mereka yakini. Negara pun berpegang teguh pada keyakinan masing-masing.

catatan_dari_kampus_tepian_laut_merah

Tema Terkait