Saudi Bantah Berita Legalisasi Alkohol

  • admin
  • 29 Desember 2019
  • 268 Views
Saudi Bantah Berita Legalisasi Alkohol

Arab Saudi tidak memiliki rencana untuk mengizinkan penjualan atau konsumsi minuman beralkohol, lapor Arab News mengutip seorang pejabat senior di Riyadh.

Pejabat yang memiliki akses ke pembuat keputusan dan tidak disebutkan namanya tersebut, dengan tegas membantah laporan berita terkait peredaran alkohol di Saudi, sebagai informasi yang tidak berdasar.

“Jika Anda membaca berita palsu, Anda akan melihat semuanya berdasarkan kabar angin dan tweet dari akun yang ditengarai memiliki agenda yang patut dipertanyakan jika berbicara tentang Saudi,” katanya.

“Saat Saudi kini bergerak maju dengan rencana reformasinya, kami sudah menduga akan banyak spekulasi dan upaya para kritikus untuk menahan kami. Di saat yang sama, ketika orang diizinkan untuk berspekulasi dan mengkritik, maka spekulasi mereka seharusnya tidak dijadikan sebagai kebenaran.”

Sumber lainnya di Komisi untuk Pariwisata dan Cagar Budaya Nasional Saudi (SCTNH) juga membantah laporan tersebut.

“Dari awal, pimpinan telah memperjelas bahwa itu sama sekali tidak terjadi,” katanya kepada Arab News. “Saya belum mendengar adanya rencana untuk mengizinkan alkohol di kota-kota besar, zona bebas atau proyek baru.”

BACA: Putra Mahkota Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman: “Kami Tidak Akan Pernah Melegalkan Alkohol”

SCTH bertanggung jawab untuk perizinan dan memberi peringkat hotel dan restoran. Setiap rencana untuk penjualan atau konsumsi alkohol harus melalui komisi ini untuk implementasi.

Arab Saudi telah menjalankan reformasi sosial yang substansial selama tiga tahun terakhir, seperti mempersempit wewenang polisi agama, membuka kembali bioskop dan mengizinkan perempuan mengemudi.

Perubahan besar lainya pada hiburan publik dan dibolehkannya wanita berpartisipasi di dalamnya. Seniman internasional termasuk Mariah Carey, Yanni, Andrea Bocelli, Enrique Iglesias dan Black Eyed Peas, pernah tampil di Saudi.

Proyek pariwisata juga telah memberikan izin restoran internasional seperti Signor Sassi, Nusr-Et dan Nobu. Hanya saja, semuanya tidak ada yang menyajikan alkohol.

“Para pejabat telah berulang kali mengatakan semua perubahan itu dan akan selalu sejalan dengan ajaran dan tradisi Islam,” kata sumber senior kepada Arab News. SN

Tema Terkait