Berburu “Kadrun” di Arab Saudi

  • News Admin
  • 19 Januari 2020
  • 476 Views
Berburu “Kadrun” di Arab Saudi

Istilah “Kadrun” mulai digemari pasca Pemilihan Presiden di Indonesia beberapa waktu silam, menggantikan “kampret.” Laqob ini ditujukan kepada salah satu dari dua kubu politik yang berseberangan. Tentunya, penyematan nama-nama ini dilarang dalam Islam.

“Kadrun” kependekan dari kadal gurun. Jika yang dimaksud adalah dhobb atau spiny tail lizards, maka hewan ini merupakan termasuk pemakan tumbuhan (herbivora).

Hidupnya di tanah datar (gurun pasir), berekor lebar dan tidak memiliki gigi. Dagingnya halal dimakan (lihat hadits Al-Bukhari di Kitab Khabarul Ahad, Bab Khobarul Mar’ah Waahidah). Panggang ekor dhobb merupakan makanan favorit bagi sebagian orang.

BACA: YANG HALAL DAGING DHABB, BUKAN BIAWAK

Ada sekitar enam belas jenis dhobb di dunia. Yang paling besar adalah dhobb Mesir (Egyptian spiny), panjangnya bisa lebih dari 60 cm dan beratnya hingga 2 kg. Tetapi rata-rata dhobb panjangnya 30 cm dengan berat 100 – 400 kilogram.

Dhobb yang terkenal lainnya adalah jenis al-Ornitiy (ornate spiny-tail). Jenis dhobb ini memiliki ekor yang paling panjang dan hidup di Arab Saudi, Selatan Palestina, dan bagian timur Mesir.

Untuk membedakan antara jantan dan betina, bisa dilihat gambar berikut ini:

Beda dhobb jantan dan betina

Berikut pemburuan dhobb dalam salah satu vlog TKI di Sharqiya Arab Saudi.

Tema Terkait