Ketika Media Ramai Menuduh MBS Menyadap Telepon Bos Amazon

  • News Admin
  • 22 Januari 2020
  • 994 Views
Ketika Media Ramai Menuduh MBS Menyadap Telepon Bos Amazon Menlu Saudi, foto: arabnews

Muhammad bin Salman (MBS) kali ini diserang tuduhan meretas smartphone bos Amazon, Jeff Bezos. Lihat bagaimana massifnya media menghukumi MBS sementara hingga saat ini masih belum diketahui peretasnya.

Seperti biasa, media gencar menulis vonis terlebih dahulu dengan dalih “laporan The Guardian” atau “laporan PBB,” meski semuanya belum dapat diverifikasi kebenarannya.

The Guardian pertama kali melaporkan dugaan keterlibatan MBS meretas ponsel Bezos. Ditambah sebuah “laporan” dua pejabat PBB yang konon memiliki bukti kuat dan “berencana membuat pernyataan ke publik.”

Yang menarik, bobolnya isi HP founder Amazon.com yang juga pemilik the Washington Post tersebut, dikaitkan dengan kematian jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul.

Konon, terjadi transfer data dalam jumlah besar dari ponsel Bezos pasca menerima pesan WhatsApp dari nomor MBS. Tetapi, tidak jelas data apa saja yang telah diambil oleh para peretas dari smartphone Bezos.

Padahal, pada 18 Maret 2019 lalu, the Wall Street Journal, telah menurunkan laporan investigasinya tentang latar belakang tersebarnya isi ponsel Bezos.

Meskipun pihak Bezos berspekulasi keterlibatan Arab Saudi atau Gedung Putih, tetapi kenyataanya lebih sederhana; Michael Sanchez, saudara laki-laki dari wanita selingkuhan Bezos-lah yang menjual rahasia miliarder itu seharga $ 200 ribu ke penerbit The National Enquirer.

American Media Inc., yang memiliki Enquirer, menyebut klaim pakar forensik digital yang disewa Bezos dengan menuding MBS atau lainnya, adalah “salah dan tidak berdasar.”

AMI bahkan menambahkan bahwa Michael Sanchez, saudara laki-laki Lauren Sanches, pacar Bezos, adalah “sumber tunggal” informasi yang menjual isi ponselnya.

Yang diretas dari ponsel orang terkaya di dunia itu tidak lain mengungkap perselingkuhan, berupa teks genit dan foto-foto intim Bezos. The National Enquirer telah menerbitkan serangkaian teks genit antara Bezos dan Sanchez.

Tidak heran, jika Arab Saudi membantah klaim dan laporan media. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan, menyebut tuduhan itu sebagai “absurd, tidak masuk akal.”

“Saya pikir absurd adalah kata yang tepat,” kata Pangeran Faisal kepada Reuters dalam sebuah wawancara di pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos. “Ide bahwa Putra Mahkota meretas telepon Jeff Bezos benar-benar konyol.”

Menlu Saudi juga mengatakan: “Tidak ada bukti yang dapat diandalkan untuk membuktikan tuduhan yang disebutkan.”

Tentang laporan PBB, Faisal menyatakan, “Sebenarnya ini bukan laporan, melainkan pernyataan berdasarkan laporan yang disiapkan oleh perusahaan swasta, dan keakuratan laporan itu tidak diverifikasi oleh lembaga lain mana pun.”

Sebelumnya, Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington juga menggambarkan semua klaim tersebut sebagai “absurd” dan menyerukan penyelidikan.

“Laporan media baru-baru ini yang menunjukkan Saudi berada di belakang peretasan telepon Jeff Bezos adalah tidak masuk akal. Kami menyerukan penyelidikan atas klaim-klaim ini, sehingga kami dapat mengungkap semua fakta,” tulis KBSA di tweetnya.

Semangat media menuding MBS, tampak terlihat saat Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, dicerca pertanyaan wartawan seketika keluar dari pertemuan tentang masa depan minyak global, di acara dan orang yang tidak ada kaitannya.

Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman menanggapi wartawan penanya dengan mengatakan: “Anda bertanya kepada menteri yang salah di posisi yang salah tentang topik yang salah.” Pelajaran yang telak! jll

Tema Terkait

Menebak Akhir Drama di Iran

Menebak Akhir Drama di Iran

Demonstrasi Iran makin membesar. Berbagai kampus turun ke jalan meneriakkan tuntutan perubahan. Berbagai strategi telah