Belum Ada Laporan Terinfeksi Virus Corona di Arab Saudi

  • News Admin
  • 26 Januari 2020
  • 584 Views
Belum Ada Laporan Terinfeksi Virus Corona di Arab Saudi

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Taufiq Al-Rabiah, memastikan belum ada laporan terinfeksi virus corona baru di wilayah Arab Saudi. Menurutnya, pihaknya menerapkan tindakan pencegahan yang ketat agar tidak tersebar dil wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Untuk menanggulangi tersebarnya virus tersebut, Kementerian Kesehatan Saudi telah menerapkan banyak tindakan pencegahan yang ketat.

Di antaranya memperkuat prosedur pemantauan dan pengendalian untuk penyakit ini di titik masuk ke Saudi, berkoordinasi dengan Otoritas Penerbangan Sipil (GACA).

Pusat kesehatan di berbagai bandara difungsikan untuk memeriksa semua kedatangan dari Tiongkok dan mengukur tanda-tanda vital mereka.

Al-Rabiah mencatat bahwa penularan virus corona dapat terjadi antar manusia melalui pernapasan da tidak tidak ada infeksi yang disebabkan oleh barang atau benda mati.

Dia menekankan bahwa Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nasional, telah menyiapkan panduan kesehatan untuk menangani kasus-kasus yang dicurigai.

Selain itu, mempersiapkan tes laboratorium yang diperlukan dan melakuan mekanisme pengumpulan dan pengambilan sampel ke laboratorium nasional di pusat.

Bersama dengan itu, Kementerian Kesehatan Saudi menghimbau agar tidak mengadakan perjalanan ke tempat-tempat di mana penyakit tersebut muncul dan tersebar.

Sejak ditemukan virus di Cina, Pusat Komando dan Monitoring Kementerian Kesehatan Saudi melakukan langkah pencegahan, berupa penerapan peraturan kesehatan berstandar internasional.

Pihak Saudi juga berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk menangani peristiwa dan mengatasinya, seperti melakukan sejumlah tindakan pencegahan preventif; memonitor situasi epidemiologis dengan berkomunikasi dengan organisasi kesehatan dunia dan sumber-sumber lain.

Pusat komando dan Monitoring Saudi sebelumnya telah menjelaskan bahwa gejala umum infeksi adalah gejala pernapasan akut; demam, batuk, dan sesak napas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia dan sindrom pernapasan akut. mz

Tema Terkait