Layanan Pelanggan di Saudi: Serba Mesin, Tenaga Manusia Semakin Dikurangi

  • News Admin
  • 26 Januari 2020
  • 420 Views
Layanan Pelanggan di Saudi: Serba Mesin, Tenaga Manusia Semakin Dikurangi

Berbagai bentuk pelayanan untuk pelanggan di Arab Saudi mulai mengikuti trend industri 04. Dalam era ini, tenaga manusia mulai dikurangi, digantikan dengan mesin serba otomatis. Apa saja di antaranya?

Jika Anda pendatang baru di Arab Saudi dan belum memiliki kartu telepon seluler (SIM Card), kini tidak perlu lama mengantri di pusat pelayanan jasa penyedia SIM Card.

Perusahaan penyedia layanan telepon seluler kini menyediakan sebuah mesin yang dapat melayani Anda secara mandiri. Bentuknya mirip mesin ATM bank yang familiar.

Provider seperti STC atau Mobily misalnya, menyediakan mesin layanan mandiri (self-service machine) di beberapa lokasi, seperti di mall dan kantor cabangnya.

Dengan mesin tersebut, Anda tidak perlu lagi mengantri dan bertemu Khidmatul ‘Umalaa (Customer Service). Anda bisa langsung menuju mesin tersebut untuk menerbitkan SIM Card (nomor) baru, mengisi ulang pulsa telpon atau data internet, dan lainnya.

Caranya mudah, tinggal mengikuti petunjuknya yang tampil di monitor mesin tersebut dan syaratnya harus memiliki kartu tanda mukim (iqomah) sebagai referensi atau akun Absher.

Selain jasa telekomunikasi, dunia perbankan juga melakukan hal yang sama. Kini, Anda tidak perlu mengeluh jika ingin membuka akun bank dan dilayani dengan CS yang lambat.

Anda dapat membuat akun bank secara online dan cetak kartu debit via self service machine. Beberapa bank telah menerapkan pelayanan ini, di antaranya Bank Al-Bilad, NCB dan SABB.

Dalam 1×24 jam, akun dan kartu debit bisa langsung digunakan setelah bersambung ke akun Absher pengguna.

Yang lebih dulu tersedia adalah layanan makanan ringan dan minuman melalui self-service machine. Pelayanan mandiri ini biasa didapati di bandara, stasiun kereta, terminal bis dan pusat perbelanjaan.

Dengan mesin ini, Anda dapat memilih snack atau minuman dingin atau panas, sesuai selera tanpa dilayani manusia. Masukkan koin atau uang kertas seharga produk makanan atau minuman yang Anda inginkan. Tekan tombol nomornya, seketika pesanan Anda dapat diterima.

Layanan parkir pun demikian. Seperti di parkiran bawah tanah Masjid Nabawi, kini tidak diperlukan lagi penjaga loket.

Ketika masuk lokasi parkir, tekan tombol di sebuah mesin sebelum palang gerbang masuk area parkiran. Saat akan keluar, bayar jasa parkir melalui mesin pembayaran otomatis.

Ketika keluar area parkir, tunjukkan barcode di kertas tanda parkir ke mesin di sebelah kiri bagian sopir mobil. Seketika palang pintu penutupnya terbuka. Tidak diperlukan lagi tenaga manusia untuk melayani. jll

Tema Terkait