Mukena Tidak Tersedia di Masjid Arab Saudi, Tetapi Sarung

  • 4 Februari 2020
  • 2,651 views
Mukena Tidak Tersedia di Masjid Arab Saudi, Tetapi Sarung

Sebagian masjid di Tanah Air menyediakan mukena untuk shalat bagi akhowat. Padahal muslimah yang ke masjid sudah menutup auratnya. Berbeda di Arab Saudi, remaja putri atau ibu-ibu shalat dengan pakaian yang dipakainya tanpa memerlukan mukena.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, apakah yang shalatnya membutuhkan mukena berarti belum menutup auratnya sebagaimana yang diwajibkan dalam shalat? Apakah kesehariannya berarti juga belum menutup aurat secara syar’i?

Aurat adalah wajib ditutupi dari pandangan manusia dan ini merupakan ijma’ (kesepakatan ulama). Aurat tersebut sama ketika dalam shalat dan juga di luar shalat.

Adapun aurat wanita yaitu seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan, sebagaimana pendapat Imam Nawawi dan mayoritas ulama.

Di Arab Saudi, rata-rata wanitanya telah memenuhi kriteria yang disampaikan madzhab Syafi’i di atas. Sehingga, bukan mukena yang disediakan di masjid, tetapi sarung bagi jemaah laki-laki.

Sebagian syabaab (pemuda) Saudi biasanya mengenakan celana pendek sedikit di bawah lutut. Mereka masih menutup aurat. Tetapi jika terlalu pendek, maka ketika shalat aurat akan tersingkap.

Meskipun demikian, mereka tetap meneggakan sholat. Oleh karena itu, sebagai kepedulian terhadap sebagian syabaab tersebut, beberapa pengurus masjid menyediakan sarung.

Sehingga mereka bisa shalat dengan sempurna menutup aurat dan tidak rentan tersingkap. (diringkas dari rumaysho dan sulhan.net).

Ditulis oleh: News Admin