Sistem Kafalah di Arab Saudi Dihapus?

  • 4 Februari 2020
  • 1,071 view
Sistem Kafalah di Arab Saudi Dihapus?

Beredar viral di media sosial netizen Saudi tentang rencana penghapusan kafalah bagi warga asing yang tinggal di Arab Saudi. Jika benar sistem tersebut dihapuskan, maka ekspatriat lebih leluasa untuk bekerja, tinggal dan berpergian keluar masuk Saudi. Benarkah rencana tersebut?

Akun twitter al-Muhamiy al-Elektroniy yang mencuit rencana perubahan peraturan mukim bagi warga asing, menjadi salah satu yang diviralkan akhir-akhir ini.

Dalam cuitannya, diinformasikan bahwa tidak lama akan ada perubahan peraturan tinggal di Arab Saudi, dengan menghapus sistem “kafalah” bagi warga asing selamanya. Termasuk membatasi hubungan antara sponsor (kafil) dengan ekspatriat, yang diatur dalam akad kerja, dalam hak-hak dan kewajiban antara kedua belah pihak. Oleh karena itu, ekspatriat akan diberi kebebasan untuk berpindah, keluar dan masuk Saudi, tanpa persetujuan kafil.

Tidak lama setelah beredar luas, Kementerian Tenaga Kerja (Maktab Amal) Arab Saudi merespon: “Kami Belum Membatalkan Sistem Kafalah.”

Jawaban ini membantah informasi yang telah viral, sebagai klarifikasi bahwa Maktab Amal tidak pernah merilis pengumuman atau keputusan terkait.

Pihak Kemenaker Saudi juga mengingatkan bahwa setiap keputusan terkait pasar tenaga kerja dan yang terkait dengan berbagai departemen pemerintah lainnya, dipastikan ada rilis resminya.

Untuk itu, Kemenaker meminta masyarakat agar selalu merujuk kepada informasi resmi. mawatin, mz-mz

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait