CNN Indonesia: Nara Sumber yang Tidak Kredibel, Reporter yang Kurang Membaca

  • admin
  • 3 Maret 2020
  • 2384 Views
CNN Indonesia: Nara Sumber yang Tidak Kredibel, Reporter yang Kurang Membaca

Video yang diunggah di channel youtube CNN Indonesia tanggal 28 Februari 2020, menyiarkan informasi yang menyesatkan. Apa isinya?

Dalam video berdurasi 5.03 menit tersebut, Penyiar acara berita CNN Indonesia News Report, mulai menghubungi nara sumbernya di Madinah al-Munawwarah.

Anchor CNN kemudian berbincang dengan Bendahara Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia atau AMPHURI, HM Tauhid Hamdi, sang narasumber.

Setelah menyapa pemirsa di Indonesia yang telah memasuki siang hari, sementara di Madinah baru jam 8.18 pagi, Tauhid mengabarkan bahwa kabar jemaah umrah Indonesia aman lancar dan terkendali.

Setelah itu, Tauhid, bak reporter, mengatakan, “namun perlu kami laporkan, bahwa Saudi Arabia kini merapkan pencegahan tingkat tinggi.”

Sampai kalimat tersebut, tidak ada yang keliru, tetapi Tauhid kemudian melanjutkan, “Di mana sudah dilaporkan 244 warga negara Saudi yang terindikasi, terinveksi dengan corona virus.”

“64 dari Jeddah, kemudian dilaporkan sudah meninggal 18 orang, 1 orang di kota Madinah Najran dan 4 orang di Riyadh. Dan yang lainnya tersebar di seluruh kota di Saudi Arabia.” Jelasnya detail.

Penjelasan warga negara Saudi yang terdampak dan meninggal di atas inilah yang tidak benar alias menyesatkan. Informasi Tauhid tidak berbasis data yang sebenarnya saat ini.

Usut punya usut, ternyata nara sumber CNN tersebut terpapar hoax sebuah video yang beredar sejak pertengahan Februari lalu. Video tersebut berisi pemberitaan jumlah korban virus MERS di awal tahun 2014 lalu di Jeddah, bukan virus New Corona saat ini yang mewabah dunia.

Sampai tulisan ini dibuat, di Arab Saudi, didapati satu orang terpapar virus corona, seorang yang baru kembali dari Iran masuk ke Saudi melalui King Fahd Causeway.

BACA INFORMASI HOAX INFORMASI MERS TAHUN 2014 DI SINI.

Liputan Alarabiya tentang masuknya virus corona dari jembatan perbatasan Bahrain-Arab Saudi:

Pembaca Acara CNN Kurang Update
Uniknya, pembawa acara tidak menyanggah informasi keliru tersebut. Anchor sepertinya tidak menguasai berita yang tayang tersebut.

Hal ini tampak saat bertanya meneruskan penjelasan asal Tauhid, “Di antara jumlah yang Anda sebutkan, apakah ada WNI yang termasuk dalam jumlah tersebut?”

Dengan PD-nya, Tauhid mengarang, “sementara belum ada, alhamdulillah, warga negara kita yang terkena virus tersebut di Saudi Arabia ini.”

Pembawa acara bertanya lagi, “Saat ini Pemerintah Indonesia sudah resmi menutup penerbangan, ke Arab Saudi. Lantas bagaimana dengan nasib jamaah umrah yang saat sedang melaksanakan ibadah umrah di sana?”

Tauhid menjawab, “Rescheduling, sambil menunggu kelanjutan alat pendeteksi di setiap airport, baik di Jeddah maupun di Madinah. Kemungkinan tanggal 14 Maret sudah itu ada alatnya, sehingga sudah bisa normal kembali.”

Pertanyaan pembaca acara tersebut jelas tidak ada dasarnya, karena tidak ada penutupan penerbangan ke Arab Saudi. Dan Tauhid juga termakan hoax kedua kalinya atau salah memahami tentang tanggal 14 Maret tersebut.

BACA SIARAN PERS KJRI tentang Arab Saudi Belum Mencabut Kebijakan Penundaan Akses Masuk Jamaah Umrah.

Secara pengalaman, CNN Indonesia sering keliru memuat berita terkait Arab Saudi. Beberapa kali Saudinesia mengulasnya.

Semoga CNN Indonesia tidak mengulangi hal serupa dan mampu menghadirkan berita yang bertanggung jawab. aboefakhri

Tema Terkait