Tips Mengisi Waktu Saat Jam Malam Diberlakukan

  • News Admin
  • 26 Maret 2020
  • 192 Views
Tips Mengisi Waktu Saat Jam Malam Diberlakukan

Saat curfew (Jam Malam) diberlakukan di Arab Saudi, seluruh penduduk, baik pribumi maupun pendatang, wajib menetap di dalam rumah. Pelanggar kebijakan ini diancam denda 3 juta Reyal dan penjara 5 tahun.

Untuk mengisi waktu selama di rumah, berikut tips dan nasehat dari Islamic Cultural Center (ICC) Dammam, Bagian Indonesia, tulisan Ustadz Muhammad Sulhan.

Meskipun untuk sementara waktu kegiatan majelis ilmu oleh para ulama dan dai di seluruh penjuru Arab Saudi diliburkan, bukan berarti ngaji ilmunya juga berhenti.

Banyak kegiatan bermanfaat dan penting di rumah yang bisa dikerjakan, di antaranya:

  1. Tetap menjaga sholat lima waktu secara berjamaah, baik dengan keluarga maupun rekan kerja.
  2. Tetap menjaga sholat sunnah qobliyyah dan ba’diyyah.
  3. Sholat malam, minimal sholat witir.
  4. Tilawah al-Qur’an
  5. Momen seperti ini merupakan kesempatan bagi kepala keluarga untuk memberikan tausiah singkat kepada anggota keluarga setelah sholat fardhu.
  6. Membaca buku-buku bermanfaat seperti buku agama.
  7. Sebagian ulama menasihati untuk memanfaatkan hari-hari yang ada dengan puasa sunnah.
  8. Tetap tinggal di rumah dalam rangka menaati ulil amri, yang merupakan bentuk ketaatan kepada Allah, di balik itu ada pahala dari-Nya. Maka itu banyak-banyalah berharap pahala dari hal tersebut.
  9. Silaturahmi dengan keluarga yang jauh di sana, khususnya orang tua.
  10. Masih bisa juga kita transfer uang ke yayasan, pondok, dan yang lainnya guna orang2 yang membutuhkan bantuan, khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang ini.

Di momen seperti ini hendaknya yang diingat, dikerjakan dan difokuskan adalah urusan akhirat, bukan malah menghabiskan waktu dengan urusan dunia yang tidak ada faedahnya. Apalagi dengan kemaksiatan kepada Allah Ta’ala.

Termasuk sangat tidak bijak, di hari-hari penuh wabah dan bala’, kanan-kiri banyak yang terinfeksi corona, atau terkena dampaknya, kita malah sibuk bermaksiat kepada Allah Ta’ala.

Tidak perlu kita merinci contoh-contoh kemaksiatan yang ada, umumnya kita sudah tahu apa saja bentuk kemaksiatan yang dengan jelas telah dilarang di dalam agama. Banyak dosa-dosa besar di sekitar kita yang dianggap biasa, dihinakan dan tidak dipedulikan. Allahul-musta’aan.

Bila mereka meninggal dunia karena virus corona setelah menghadapinya dengan penuh kesabaran dan mengharap pahala, maka itu adalah kemuliaan.

Namun bila kita yang diberikan kesehatan lalu malah sibuk dengan kemaksiatan di tengah wabah seperti yang ada, maka jelas ini merupakan kehinaan dan awal penderitaan. Na’udzu billah min dzaalik.

Mati mulia lebih baik dari pada hidup tiada guna.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari virus corona dan menjaga anggota badan kita dari berbuat maksiat kepada-Nya.

Divisi Bahasa Indonesia
ICC DAMMAM KSA

💧 Berlangganan tulisan/video/dll. via telegram: https://t.me/iccdammamksa

Tema Terkait