Menghitung Denda Pelanggaran Usaha di Arab Saudi

  • 1 April 2020
  • 715 views
Menghitung Denda Pelanggaran Usaha di Arab Saudi

Di saat pandemi virus corona, sebagian orang mencari kesempatan dalam kesempitan. Di antaranya, menimbun stok barang, menaikkan harga atau manipulasi produk. Apa sanksinya jika terjadi di Arab Saudi?

Kementerian Perdagangan dan Investasi Arab Saudi sejak awal telah mengingatkan bahwa setiap pelanggaran sekecil apapun, akan ditindak dengan tegas.

Di sektor makanan, Kemendag Saudi mengandeng Badan Makanan dan Obat-obatan Saudi (SFDA) memonitor industri dan praktek penjualan makanan dan obat-obatan.

BACA: 8 Produk Yang Dilarang SFDA Digunakan Sebagai Disinfektan

Di sektor lainnya, bersama Kementerian Baladiyah wa Qurawiyah, menyisir toko, restoran, hingga dapur-dapur hotel yang tidak memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.

Untuk menghindari praktek KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme), Kemerindag Saudi menerapkan sistem online. Mulai dari pelaporan, pembayaran sanksi denda, semuanya terintegrasi secara online.

Konsumen atau siapa saja, bisa mengadukan setiap pelanggaran yang ditemui di pasar, melalui nomor pengaduan konsumen di 1900 atau website Kemerindag atau aplikasi di smarphone.

Bahkan, untuk menangkal suap (risywah), pemerintah Arab Saudi menyiapkan penangkalnya. Petugas yang melaporkan disuap, diberi hadiah 2 kali dari jumlah uang risywah tersebut.

Tingkatan denda pelanggaran usaha pun bervariasi. Silahkan simak penjelasannya di video berikut ini:

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait