Tes Corona: Arab Saudi Tandatangani Kontrak Dengan Cina Senilai 995 Juta Riyal

  • 26 April 2020
  • 16,641 views
Tes Corona: Arab Saudi Tandatangani Kontrak Dengan Cina Senilai 995 Juta Riyal

Hari Ahad (26/4) ini, Kerajaan Arab Saudi dan Republik Rakyat Cina menandatangani kontrak senilai 995 juta riyal Saudi. Kontrak ini untuk melakukan tes diagnosis virus korona (Covid-19) kepada 9 juta orang di Arab Saudi.

Dana sebesar itu meliputi semua perangkat dan peralatan, 500 spesialis dan teknisi Cina profesional untuk tes cvovid-19, serta pendirian 6 laboratorium di seluruh wilayah Arab Saudi.

Kontrak juga meliputi laboratorium bergerak dengan kapasitas 10.000 tes per hari, pelatihan kader Saudi, melakukan pemeriksaan harian dan uji lapangan komprehensif, memeriksa dan memastikan kualitasnya selama 8 bulan.

Selain itu, melakukan analisis peta genetik sejumlah sampel di Arab Saudi, analisis kekebalan pada masyarakat sejumlah 1 juta sampel, yang berdampak besar terhadap rencana manajemen memerangi pandemi.

Kebijakan ini merupakan implementasi dari arahan Khadimul Haramain, Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota, Muhammad bin Salman, untuk melakukan tindakan cepat menangani pandemi covid-19.

Penandatanganan kontrak ini akan dilakukan antara Perusahaan Saudi Consolidated Purchase Company (NEPCO) dengan Perusahaan Cina BGI.

Dr. Abdullah Al-Rabiah, mewakili Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, sementara Duta Besar Cina untuk Arab Saudi, Chen Wing, sebagai wakil Tiongkok.

Kontrak dengan nilai 995 juta riyal Saudi ini merupakan salah satu kontrak terbesar yang akan memberikan tes diagnostik untuk virus korona.

Selain itu, Arab Saudi membeli perangkat tes dari beberapa perusahaan lain dari Amerika Serikat, Swiss dan Korea Selatan.

Total jumlah tes keseluruhan yang ditargetkan 14,5 juta yang mewakili hampir 40% dari populasi Arab Saudi.

Penasehat di Diwan Malaki, Dr. Abdullah bin Abdulaziz Al-Rabiah, sekaligus ketua komite yang bertanggung jawab atas pengadaan dan pembelian kebutuhan medis untuk virus corona, mengatakan dalam sebuah pernyataan pers;

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian besar Khadimul Haramain dan Putra Mahkota Arab Saudi. Mencerminkan apa yang diambil oleh pemimpin kita, merupakan bentuk nyata kepedulian dan perhatian besar terhadap tanah air dan rakyatnya tercinta, serta semua orang yang tinggal dengan kekayaan negara kita.”

Al-Rabiah juga memaparkan bahwa pemeriksaan besar-besaran ini, termasuk yang terbesar di dunia, menunjukkan bahwa Arab Saudi bertekad berpacu dengan waktu untuk mendiagnosis dan mengisolasi pandemi ini.

“Dengan demikian diharapkan segera dapat mengurangi resiko pandemi yang melanda dunia saat ini,” imbuhnya. twasl

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait