Bukan di Arab Saudi, Tetapi di Sekitar Anda

  • 16 Juli 2020
  • 2,122 views
Bukan di Arab Saudi, Tetapi di Sekitar Anda

Inilah upaya musuh-musuh Arab Saudi, sekaligus Islam dalam menggiring opini.

Majalah dan fotografer yang mengunggah foto model dengan pakain mini, memang mengaku melakukan pemotoan di al-Ulya, Utara Arab Saudi.

Jika benar, maka lokasi tersebut berjarak 300 km lebih dari Kota Suci Madinah al-Munawwarah. Bukan termasuk bagian Tanah Haram, bahkan lebih mendekati ke negara Yordania.

Tetapi media dan orang-orang yang di hatinya penuh bara kebencian dan kedengkian mengaitkan dengan Kota Suci Madinah. Mereka jahil dengan batas Tanah Haram, tetapi mereka lalai dengan berapa banyak tempat maksiat yang permanen lebih dekat dengan lokasi ibadah di manapun daripada di Saudi.

Banyak yang merasa lebih bijak menunjuk-nunjuk Saudi terjatuh dalam satu-dua aib, tetapi lupa atau melupakan berapa besar kemaksiatan lebih besar dan banyak di seklilingnya, dan mana eskpos viralnya?

Netizen Saudi banyak yang tidak percaya pemotoan tersebut dilakukan di Ulya, meski ada pengakuan. Mengapa? Selain kurang bukti kuat dari sisi ciri Ulya, di waktu yang sama juga ada foto-foto serupa dilakukan sebagai promosi Petra Jordan.

Dan jika memang di Ulya, mereka bukan sedang mempromosikan wisata Ulya dengan cara seperti itu. Ini fitnahnya, dikiranya legal atas support pemerintah Saudi, padahal dilakukan oleh sebuah majalah kafir. Izin pemotoannya pun patut dipertanyakan.

Sebagaimana aturan turis tertuang di https://visa.visitsaudi.com/Home/TermsConditions, terutama pasal 8.2, berbunyi:

“Your entry to KSA must not violate the security and national welfare of KSA. You must not enter KSA with the intention of committing any act or causing any act to be committed which is not in accordance with SHARIA LAW or the prevailing legal or moral principles in KSA.”

Jadi semua aktivitas yang melanggar hukum syariah, adat tradisi dan nilai-nilai moral yang berlaku di Saudi dianggap ILEGAL.

Di Saudi juga sudah berjalan aturan Dzauq ‘Am, siapa yang melanggar etika dan adab di tempat umum, sanksinya denda mulai ratusan hingga ribuan reyal.

BACA: Daftar Peraturan Adab di Tempat Umum dan Ancaman Sanksi Bagi Pelanggarnya

BACA: Artis Asal Amerika Menyesal Konser di Arab Saudi

Kejadian umbar aurat bukan terjadi di Ulya ini saja, jika memang dilakukan di sana. Sebelumnya pernah terjadi di Riyadh dan kota lainnya. Hasilnya, pihak berwenang tidak tinggal diam, ada tindakan secara hukum.

Saudi bukan negara suci yang bebas dari salah dan dosa. Tetapi cara framing dan mengumbar yang kecil dibesar-besarkan, padahal ada maksiat lain yang lebih pantas utk diblow up agar menjadi pelajaran, dilupakan oleh netizen dan media!

Ada yang mengatakan, ini karena kecintaan kepada Haramain, sebagai pengingat, nasehat, atau apa istilahnya, yang terpenting sebar-viralkan jika ada maksiat di Saudi.

Jika demikian, kapan kalian yang cinta terhadap Haramain, ikut menviralkan kebaikan dan kesuksesan Saudi melayani umat Islam dalam umrah dan haji?

Itulah wajah media dan netizen sekarang, bijaksana injaksini, tidak berusaha untuk adil, sehingga apa yang diinginkannya tercapai.

Allahul musta’an.

*) Abdullah, WNI mukim di Arab Saudi

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait