Wahabi Sesat, Wahabi yang Mana?

  • 6 Agustus 2020
  • 10,894 views
Wahabi Sesat, Wahabi yang Mana?

Ada orang berkata “Wahabi sesat.” Perkataan ini benar adanya. Memang betul Wahabi merupakan sekte khawarij yang telah difatwakan sesat oleh ulama.

Namun yang menjadi pertanyaan, Wahabi mana yang telah ulama sesatkan?

Berikut ini fatwa ulama yang menyesatkan gerakan wahabi khawarij.

Berkata Imam Al Winsyarisi rahimahullah (wafat tahun 914 H):

سئل اللخمي : عن أهل بلد بنى عندهم الوهابيون مسجداً ، ما حكم الصلاة فيه؟

Imam Al-Lakhmi (wafat tahun 478 H) pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, Bagaimana hukum shalat didalamnya?

Maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab:

خارجية ضالة كافرة ، قطع الله دابرها من الأرض ، يجب هدم المسجد ، وإبعادهم عن ديار المسلمين

“Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh khawarij yang sesat, semoga Allah menghancurkan mereka, masjidnya wajib untuk dihancurkan dan wajib untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin “ (Al Mi’yar Al Mu’rib Fi Fatawa Ahli Al Maghrib pada jilid 11 Hal. 168).

Nah, modal fatwa inilah yang dijadikan senjata oleh ahlul bid’ah, Syiah Rafidhah dan kelompok menyimpang lainnya untuk menyesatkan dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.

Coba yang punya akal sehat, berpikirlah sejenak, bagaimana mungkin ulama menyesatkan seseorang atau suatu kelompok yang belum lahir atau belum ada kecuali wahyu dari Allah Ta’ala?

Dan ini tidak mungkin, karena wahyu telah berakhir, dengan diutusnya Nabi terakhir Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Syeikh Muhammad Bin Abdul Wahhab rahimahullah lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H.

Sedangkan fatwa ulama Imam Al Lakhmi rahimahullah tentang sesatnya wahabi, beliau wafat tahun 478 H.

Dan yang membawakan fatwa Imam Al Lakhmi rahimahullah adalah Imam Al Winsyarisi rahimahullah yang wafat tahun 914 H.

Hanya orang berakal error saja yang menuduh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah adalah wahabi yang sesat berdasarkan fatwa ulama yang ratusan tahun sebelum kelahirannya.

Dengan ini, tentulah yang difatwakan wahabi khawarij sesat adalah gerakan wahabi khawarij di tahun 200 sampai 300 hijriyah.

Yaitu, yang dipimpin oleh Abdul Wahhab bin Abdurrahman bin Rustum yang wafat tahun 211 H.

Dan penisbatan “wahabi” atau “wahabiyyah” sesuai dengan nama pendirinya, Abdul Wahhab.

Sedangkan Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab, cocoknya gerakannya dinamakan “Muhammadiyyah” bukan “wahabi” atau “wahabiyyah.”

Akhirnya, penulis tekankan disini, begitulah ahlul bid’ah, Syiah Rafidhah dan kelompok sesat lainnya mencari-cari dalil untuk memfitnah gerakan dakwah salafi Ahlus Sunnah wal Jamaah yang penuh berkah ini.

Memang itulah watak dan tabiat mereka untuk membendung dakwah yang haq ini dengan memfitnah, mengadu domba, memprovokasi masyarakat dan penguasa untuk membenci dan memerangi dakwah ini.

Namun dakwah salaf ini tidak terbendungkan, terus menyebar ke seluruh pelosok belahan bumi dan diterima oleh segenap kaum muslimin yang masih memiliki fitrah yang suci.

Walhamdulillah.

*) Tulisan Abu Fadhel Majalengka

Ditulis oleh: News Admin