Tuduhan Arrahmahdotcom Arab Saudi Tanpa Dasar

  • 29 Agustus 2020
  • 2,480 views
Tuduhan Arrahmahdotcom Arab Saudi Tanpa Dasar

Akun IG arrahmahdotcom memposting beberapa tuduhan terhadap Arab Saudi, meski tanpa bukti.

Terkait normalisasi Normalisasi UEA-Israel, arrahmah menulis “Saudi tak menentang.”

Kemudian menuding “area udaranya jadi lintasan resmi pesawat Israel, Saudi tak menolak.”

“Masjidil Aqsa dinista zionis Israel, Saudi tak bersuara.” Terakhir arrahmahdotcom menulis “Muslim Suriah dibantai Syiah, Saudi tak membela.”

Dengan percaya dirinya, meminta pendapat: “Menurut teman-teman kenapa kerajaan Saudi bersikap diam dan membisu..? Tuliskan komentar, pendapat dan analisa sobat di kolom komentar ya.”

Media arrahmah tidak asing lagi bagi para aktivis dakwah sejak lama. Isinya kental mengusung paham ekstremis.

Menjawab gaya media ini, kelompok Syiah membuat tandingannya arrahmahnews.com. Maka akan tampak pendulum ekstrem kanan Khawarij dan satunya ekstrem kiri Syiah.

Pertama, terhadap UEA-Israel, posisi Saudi jelas, bahwa langkah apapun untuk perdamaian diapresiasi.

Tetapi Saudi menolak melakukan perdamaian dengan Israel, kecuali dengan syarat Palestina merdeka dengan ibukotanya al-Quds al-Syarqiyah.

Hal ini sudah terang benderang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan di Berlin minggu lalu.

Tentunya, arrahmah tahu sikap Saudi di atas. Tetapi seperti kebiasaan media anti Saudi, mereka enggan mengutipnya demi menulis berita sesuai hawa nafsunya.

Kedua, terkait area udara Saudi yang jadi lintasan resmi pesawat Israel, ini adalah hoax lama yang telah kami ulas dalam dua laporan di bawah ini:

Arab Saudi Tidak Pernah Memberikan Izin Apapun untuk Penerbangan Antara India dan Israel.
Larangan Pesawat Tujuan Israel Melintas Udara Saudi.

Jadi jelas bantahan rumor dan hoax tersebut sejak dua tahun lalu, tetapi arrahmah baru mengulasnya sekarang, entah apa maksudnya.

Isu ketiga, terkait Masjidil Aqsa dinista zionis Israel. Suara Saudi jelas paling lantang, tetapi media selalu saja bungkam menulisnya.

Terlalu banyak buktinya, kami cukupkan dari link di bawah ini untuk membantah media kilabunnar tersebut:

  1. https://saudinesia.com/page/2/?s=palestina
  2. https://saudinesia.com/2020/07/06/pembelaan-saudi-terhadap-palestina-bukan-hanya-kata-kata/
  3. https://saudinesia.com/2020/08/09/raja-abdulaziz-kepada-roosevelt-orang-arab-memilih-mati-daripada-menyerahkan-palestina/
  4. https://saudinesia.com/2020/08/15/donatur-utama-palestina-arab-saudi-kucurkan-bantuan-hampir-1-juta-perhari/
  5. https://saudinesia.com/2020/06/11/menlu-arab-saudi-dan-palestina-kutuk-rencana-israel-aneksasi-tepi-barat/

Terakhir, fitnah arrahmahdotcom menuding “Muslim Suriah dibantai Syiah, Saudi tak membela.”

Untuk menjawab tentang Suriah, kami bisa menyarankan orang-orang yang senada menuduh, untuk berkunjung ke Arab Saudi.

Kami pastikan akan menemui jutaan warga Suriah yang tinggal, hidup, bekerja dan bersekolah layaknya warga pendatang lain (ekspatriat).

Mereka tidak diperlakukan sebagai pengungsi yang tinggal di barak-barak atau tenda-tenda sementara. Tetapi hidup berbaur, layaknya ekspatriat yang bermukim di Saudi.

Menlu Adel Jubeir, pernah menjawabnya dengan lugas terkait nasib rakyat Suriah. Silahkan simak di link ini https://saudinesia.com/2017/11/22/tidak-ada-pengungsi-perang-di-arab-saudi/.

Tentunya, kita berharap menjadi umat wasath, pertengahan. Tidak esktrem kanan seperti yang digambarkan arrahmahdotcom maupun kiri Syiah, dengan medianya arrahmahnewsdotcom.

Semoga tidak teracuni oleh propaganda mereka.[]

*) Mohammed Fachri, Wakil Pemimpin Redaksi Saudinesia

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait