Video: 3 Ribu Lebih Ukiran di Atas Batu Merekam Sejarah Islam di Madinah al-Munawwarah

  • 30 Agustus 2020
  • 691 views
Video: 3 Ribu Lebih Ukiran di Atas Batu Merekam Sejarah Islam di Madinah al-Munawwarah

Warisan manusia yang tak tertandingi di Madinah al-Munawwarah Arab Saudi.

Di mana sejumlah ukiran khat dan prasasti yang berasal dari awal abad Hijriah; memadukan keberadaan sejarah Islam dari permulaannya dan warisan peradaban manusia di salah satu situs terpenting dalam sejarah.

Madinah al-Munawwarah merupakan salah satu daerah warisan Islam yang paling melimpah, sebagai ibu kota Islam pertama sejak Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berhijrah di abad ke-7 Masehi.

Tersebar ilmu di dalamnya, membuat Madinah kaya dengan batu prasasti yang teksnya bervariasi antara ayat Alquran, hadits, nama-nama orang dan lain-lain.

Pakar ukiran Islam, Muhammad al-Maghdawi, menyatakan bahwa tersebarnya prasasti tersebut karena kepentingan umat Islam saat itu dalam mendokumentasikan dan melestarikan ayat-ayat Alquran dan hadits Nabi.

Karena ukiran pada batu adalah salah satu metode paling menonjol yang digunakan pada waktu itu. Ada lebih dari 3 ribu prasasti di Madinah, yang tersebar di antara lembah dan pegunungannya.

Otoritas Pariwisata Saudi menaruh perhatian pada pelestarian ukiran dan prasasti bersejarah tersebut.

Ini karena mewakili bagian penting dari sejarah Islam dan sejarah Madinah.

Selain sebagai daya tarik yang kuat untuk menarik wisatawan dunia, yang akan menjadi salah satu aspek ekonomi dan ikon pariwisata.

Di antara urgensi mendokumentasikan peninggalan di bebatuan ini, dapat mengetahui garis perkotaan, fenomena tertulis di dalamnya, dan tahapan perkembangannya selama periode waktu awal dari Islam lahir.

Di antara prasasti yang paling menonjol adalah prasasti “Mu’allim Kitab” yang ditulis pada abad kedelapan Masehi.

Di dalamnya tertulis:

اللهم صلِّ على محمد، اللهم اكتب صلاتي مع المصلين على محمد، واكتب شهادتي على من شهد أنه رسولك، وشهادتي مع من شهد أنه لا إله إلا الله، وكتب إبراهيم بن ميمون الأسلمي، لصبح إحدى عشرة مضت من شوال سنة خمس وثلاثين ومائة».

Sementara prasasti “Nash al-Mulkiyah“, yang dianggap sebagai salah satu instrumen tertua dalam sejarah.

Ditulis oleh anak keturunan Wahah Al-Ansari, dan teksnya tertulis:

نحن أبناء وحوح بن عام الأنصاري، نحرم أرضنا هذه إلا بحقها

Saat ini pemerintah Arab Saudi sedang mengembangkan pariwisata dan investasi dalam dunia arkeologi.

Ini dimaksudkan menarik wisatawan di seluruh dunia untuk melihat monumen dan prasasti yang tersebar di Saudi, selain mempelajarinya sejarah Semenanjung Arab. aawsat

Ditulis oleh: admin