Saudi Dan Bahrain Tolak Bujukan Jared Kushner

  • 3 September 2020
  • 2,286 views
Saudi Dan Bahrain Tolak Bujukan Jared Kushner Kushner berkunjunga ke Neom, menemui MBS dan Menlu Arab Saudi.

Pada Selasa (1/9), Menantu Presiden AS Donald Trump dan penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner, sesumbar bahwa “100 persen” 22 negara Arab di Timur Tengah akan menormalisasi hubungan dengan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan Kantor Berita Uni Emirates Arab (UEA), WAM.

Kushner juga mengatakan bahwa pemerintahnya optimis bahwa negara mayoritas Muslim lainnya akan menandatangani perjanjian damai dengan Israel dalam beberapa bulan mendatang.

Di hari yang sama, Kushner bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, di Neom.

Pertemuan juga dihadiri Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan.

Sebelum ke Neom, Kushner mengadakan pembicaraan dengan Raja Bahrain, di Manama, yang sehari sebelumnya menyelesaikan kunjungan di UEA.

Dari kedua pertemuan tersebut, Kushner gagal membujuk Arab Saudi dan Bahrain untuk menormalisasi dengan Israel, meski memanfaatkan momentum langkah UEA.

Sebelum kunjungan Kushner ke Arab Saudi dan Bahrain, seminggu sebelumnya Menteri Luar Negeri Mike Pompeo telah berkunjung ke beberapa negara Teluk.

Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al-Khalifa, mengatakan bahwa stabilitas di kawasan bergantung pada Arab Saudi.

Kantor Berita Bahrain menggarisbawahi bahwa mereka tidak akan mencapai kesepakatan dengan Israel sebelum Saudi memberikan sikap.

Arab Saudi sebagaimana rilis Kementerian Luar Negerinya, menyatakan tidak akan membuka hubungan sampai Israel menyetujui pembentukan negara Palestina merdeka, sesuai dengan Prakarsa Perdamaian Arab.

Di bawah perjanjian baru dengan Abu Dhabi, Israel setuju untuk menangguhkan rencana aneksasi di Tepi Barat, meski Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa rencana itu akan dibahas. (i24news, arabnews, alarabiya)

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait