Siapakah yang Selalu Berkata Buruk Tentang Arab Saudi?

  • 10 September 2020
  • 1,735 view
Siapakah yang Selalu Berkata Buruk Tentang Arab Saudi?

Syaikh Ashim al-Hakim ditanya: “Sebagian orang mencela Arab Saudi karena bersekutu dengan Amerika menyerang Yaman seperti yang terjadi baru-baru ini.

Apakah benar bahwa Arab Saudi memang bersekutu dengan negara-negara barat?”

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Syaikh Ashim al-Hakim bertanya kembali, “siapakah yang selalu berkata buruk tentang Saudi?”

Beliau jawab, “yang pertama adalah Syiah, kemudian “super sufi.” Mereka inilah yang membenci dakwah al-Quran dan as-Sunnah.”

Kemudian tentang Saudi yang bersekutu dengan Barat, Syaikh Ashim menjawab, benar. Tetapi, tidak selamanya bergantung kepada Amerika.

Saudi melakukan derivikasi, bekerja sama dan menjalin hubungan dengan negara lain.

Adapun serangan Yaman, Arab Saudi tidak memiliki motif apapun kecuali persaudaraan, sebagai negara tetangga.

Pemerintah sah Yaman yang dipilih oleh rakyatnya, yang meminta Arab Saudi turun tangan menangani konflik di dalam negerinya.

Andai saja Arab Saudi ingin mencaplok Yaman, maka itu sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu.

Perlu diketahui, Yaman merupakan negeri yang banyak dibantu Arab Saudi selama 30 tahun terakhir.

Syaikh Ashim mengingatkan, “sebelum Anda mempercayai propaganda media, silahkan terlebih dahulu kunjungi Arab Saudi dan lihat keadaan mereka.”

“Anda akan menyaksikan bahwa Islam sangat hidup di negeri ini. Ulamanya ribuan, tersebarnya halaqoh al-Qur’an di seluruh penjuru negeri.

Universitas-universitas Islam yang mahasiswanya datang dari mancanegara, gencarnya program-program dakwah dan bantuan sosial ke negeri-negeri Muslim.

Mereka melakukannya secara cuma-cuma, karena alasan yang sederhana, yaitu karena persaudaraan Islam.”

Tonton cuplikan video di bawah ini, tanya jawab dengan Syaikh Ashim, yang mengakui dirinya adalah keturunan Indonesia, ayah beliau berasal dari Medan. (Sumber: Ince Ahmad Jibril)

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait

Saudi dan Amerika

“Mas, kuliah disini ya?,” kata seorang jamaah haji bertanya pada saya. “Ya, betul pa haji,”