Magnet yang Menarik Warga Indonesia Bekerja di Arab Saudi

  • 21 September 2020
  • 823 views
Magnet yang Menarik Warga Indonesia Bekerja di Arab Saudi

Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Sa’dullah Affandy, berbicara panjang lebar terkait ketenagakerjaan di Arab Saudi.

Dalam rekaman wawancara di channel tkisaudi, Sa’dullah, yang akrab dipanggil Sa’dun, mengupas tuntas mulai rekrutmen tenaga kerja, kasus pelanggaran, hingga kisah unik sukses PMI (Pekerja Migran Indonesia).

Sebelum itu, Sa’dun, mengisahkan hubungan historis Saudi dan Indonesia di bidang spiritual, kemanusiaan dan pendidikan.

Terutama, di era pra kemerdekaan, sudah banyak pelajar Indonesia yang belajar di Hijaz. Hingga yang terkenal sebagai sayidul Hijaz, gurunya para ulama se-Hijaz, Syaikh Nawawi al-Bantani.

Ka’bah, Magnet yang menarik Warga Indonesia ke Saudi
“Saudi menjadi tujuan utama dan impian seluruh pekerja migran Indonesia,” kata Sa’dullah ketika menjelaskan bahwa Indonesia negara yang mayoritas muslim dan Saudi sebagai negara Islam.

“Kenapa jadi impian?” Pancing Sa’dullah yang kemudian dijawabnya sendiri, “karena Saudi menjadi magnet, karena di sini ada Ka’bah.”

Atnaker melanjutkan, “Saudi menjadi tujuan utama dan impian pekerja Indonesia, karena mereka berharap bisa melaksanakan haji dan umrah sesering mungkin.”

Lowongan Pekerjaan di Arab Saudi
Di samping Saudi membutuhkan tenaga kerja informal, di sektor perumahan, tetapi juga ada potensi yang sangat dibutuhkan untuk pekerja skill-formal.

“Ke depan, jika ingin lebih baik, pekerja yang ke Saudi harus mengikuti pembekalan, untuk segmentasi pekerjaan tertentu,” harap Atnaker.

Menurutnya, terutama saat ini Saudi sedang mengembangkan pariwisata, maka dibutuhkan banyak tenaga kerja yang terkait dengan proyek tersebut.

Informasi lowongan ini bisa berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan di daerah masing-masing, baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

Atnaker Sa’dullah sekaligus mengingatkan jangan sampai mudah percaya kepada sponsor atau pihak-pihak yang menawarkan pekerjaan di Arab Saudi tanpa komunikasi dengan Disnaker.

Pemerintah, melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberi informasi peluang bekerja di luar negeri, termasuk Saudi.

Wawacara selama hampir 60 menit oleh tkisaudi, juga mengupas permasalahan yang kerap dihadapi pekerja Indonesia di Saudi.

Tak ketinggalan cerita sukses dan unik PMI yang berpuluh-puluh tahun menetap di Saudi.

Silahkan tonton wawancaranya sampai selesai:

Ditulis oleh: admin

Konten Terkait