Masjidil Haramain Bersiap Terima Jemaah Umrah

  • 25 September 2020
  • 880 views
Masjidil Haramain Bersiap Terima Jemaah Umrah

Pimpinan Umum Urusan Dua Masjidil Haramain, Syaikh Abdurrahman as-Sudais, melakukan beberapa serangkaian persiapan untuk menerima jamaah umrah dan shalat di Masjidil Haram mulai 4 Oktober.

Persiapan ini berfokus pada penyediaan layanan dan fasilitas terbaik yang berkualitas tinggi dengan memastikan keamanan mereka dari terinfeksi virus corona.

Di antaranya pemasangan termal versi kamera yang canggih dan dilengkapi sistem pemantauan resolusi tinggi yang dapat memberikan peringatan ketika mendapati suhu tinggi pada jamaah dan peziarah ketika memasuki Masjidil Haram.

Al-Sudais juga mencanangkan inisiatif penanganan masker, serta menerapkan protokol kesehatan untuk pendistribusian air Zamzam, selain pekerjaan sterilisasi dan desinfeksi Masjidil Haram.

Menurut dia, langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi para jamaah serta peziarah Masjidil Haram, mencegah penyebaran virus corona.

“Pengurus Masjidil Haram telah memulai sejak dini, menyiapkan rencana yang diperlukan untuk menerima jamaah berkoordinasi dan bekerjasama dengan otoritas kesehatan di Kerajaan, untuk pelaksanaan semua tindakan pencegahan di dalam Masjidil Haramain,” tambah Syaikh Sudais.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengumumkan pada hari Rabu (23/9) lalu, bahwa jamaah umrah shalat dan peziarah ke Al-Haramain akan diatur melalui aplikasi “I’tamarna,” yang akan tersedia di smart phone mulai 27 September.

Aplikasi ini memungkinkan para mukmatir dan peziarah untuk merencanakan umrah dan ziarah mereka terlebih dahulu, serta membuat reservasi layanan opsional untuk melakukan manasik dengan mudah dan nyaman.

Semua persiapan dilakukan untuk memastikan keselamatan, kesehatan dan tindakan pencegahan sesuai protokol yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan dan otoritas kompeten lainnya, untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kementerian mengatakan bahwa aplikasi akan tersedia untuk pengguna sistem operasi iOS dan Android, 7 hari sebelum dimulainya fase pertama.

Pendaftaran data jemaah umrah dan peziarah Masjidil Haram ini akan langsung terhubung dengan aplikasi “Tawakkalna”, aplikasi yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pada hari Selasa (22/9) sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyampaikan keputusan raja untuk membuka kembali aktivitas umrah secara bertahap dan ziarah ke al-Haramain dengan jumlah peziarah yang terbatas.

Pada tahap pertama, dibatasi hanya untuk warga Saudi dan ekspatriat dari dalam Kerajaan yang diizinkan untuk melakukan umrah dengan kapasitas 30 persen, mulai 4 Oktober.

Jemaah haji dari luar Saudi mulai diizinkan untuk melakukan umrah dan ziarah al-Haramain, efektif mulai 1 November.

Sejak bulan Maret lalu, Arab Saudi menghentikan sementara aktivitas umrah dan ziarah ke al-Haramaian, sebagai bagian dari tindakan pencegahan yang diambil setelah merebaknya pandemi. SG

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait