Beginilah Cara Abdulaziz Membagi Negara Islam Dengan Perjanjian Sykes-Picot

  • 9 Oktober 2020
  • 1,387 view
Beginilah Cara Abdulaziz Membagi Negara Islam Dengan Perjanjian Sykes-Picot

Judul yang sangat kuat dan menarik. Apalagi didukung foto yang memberikan cerita realisme dan antusiasme.

Mari kita bongkar tipu daya kelompok-kelompok yang menjadikan hoax ini menjadi alasan untuk terus memburukkan citra Kerajaan Arab Saudi.

Pertama, Perjanjian Sykes-Picot berhasil dilakukan pada tahun 1916 M. Dalam kesepakatan tersebut, Inggris dan Prancis membagi Duwal al-Hilal al-Khashib (Irak, Suriah, Yordania, Palestina, Libanon), yang sebagian besar berada di bawah kekuasaan Turki Utsmani.

Sementara negara Arab Saudi bukan bagian dari negara-negara di atas dan sejak awal tidak berafiliasi dengan Kekaisaran Ottoman, tetapi sepenuhnya independen.

Kedua, Mark Sykes meninggal dunia pada tahun 1919 M karena wabah flu Spanyol, sementara foto yang banyak beredar diambil saat Perjanjian al-Uqair pada tahun 1922 M.

Artinya, 3 tahun setelah kematian Sykes. Jadi bagaimana orang mati ikut berpose dalam sebuah foto?!

Foto yang banyak viral ini merupakan pertemuan Perjanjian al-Uqair untuk membahas perbatasan Najd dengan Irak dan Kuwait.

Nama yang benar untuk ketiga orang di foto tersebut adalah dari kanan ke kiri:

  1. Sir Percy Cox, mediator Inggris.
  2. Raja Abdulaziz bin Abdul Rahman, Arab Saudi.
  3. Mayor John Moore, agen politik Inggris di Kuwait.

Di sini Anda bisa menentukan sikap sendiri, atas banyaknya kebohongan dan penipuan yang digunakan musuh-musuh Islam untuk merusak citra Kerajaan Arab Saudi di mata umat Islam.

حفظ اللّه بلاد التوحيد وأدام عزّها

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait