Prancis Meminta Negara-Negara Timur Tengah Stop Boikot Produknya

  • 26 Oktober 2020
  • 8,762 views
Prancis Meminta Negara-Negara Timur Tengah Stop Boikot Produknya

Prancis mendesak negara-negara di Timur Tengah, hari Ahad (25/10), untuk menghentikan memboikot produk mereka, menyusul gelombang kemarahan yang meluas yang dipicu oleh pernyataan Presiden Emmanuel Macron.

Macron mengatakan dalam upacara peringatan untuk guru Samuel Patti, yang terbunuh di Paris setelah menunjukkan kartun ofensif kepada sekelompok siswa beberapa hari yang lalu:

“Prancis akan mengibarkan bendera sekularisme tinggi dan tidak akan meninggalkan karikatur (kartun ofensif), meskipun jika mundur sebagiannya.”

Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Ahad ini, bahwa beberapa hari terakhir ini, mereka menyaksikan seruan di banyak negara di Timur Tengah untuk memboikot produk Prancis, terutama produk pertanian dan makanan.

Selain itu, Kemenlu Prancis menanggap seruan untuk demonstrasi melawan Prancis, terkadang dibuat dengan ekspresi kebencian.

Pernyataan tersebut kemudian mengatakan: “Seruan untuk boikot ini tidak berdasar dan harus segera dihentikan, serta semua serangan terhadap negara kami yang didukung oleh ekstremis minoritas.”

Meskipun demikian, Presiden Prancis Emmanuel Macron tetap menolak mencabut pernyataannya. Bahkan, dia menulis di akun Twitternya dengan bahasa Arab:

“Tidak ada yang akan membuat kami mundur, tidak pernah … kami menghormati semua perbedaan dalam semangat perdamaian, kami tidak akan menerima ucapan kebencian dan mendukung debat rasional, kami akan selalu berdiri dengan martabat manusia dan nilai-nilai universal.”

Twitnya disambut negatif netizen, di antaranya @5a1di dari Saudi, menulis:

Macron bohong … tidak ada kebebasan berekspresi di Prancis. Siap saja yang “menyangkal Holocaust Yahudi” dipenjara, termasuk komedian Prancis Diodon… Kedustaan “kebebasan berekspresi” jangan menipu kita dan ujaran kebencian adalah hal yang menyinggung semua agama, ras, dan nabi, serta tidak tebang pilih…

Sebelumnya di banyak negara Arab dan Islam, netizen telah berhasil menyerukan boikot produk Prancis melalui kampanye di media sosial.

Di beberapa negar, menampilkan gambar toko yang memenuhi seruan boikot, dengan menarik barang-barang Prancis yang dipajang. Sambil menunjukkan rak-rak kosong dengan slogan yang mendukung boikot produk Prancis. [eremnews, reuters, sputniknews]

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait