8 Jam Sterilisasi Untuk 100 Buku di Perpustakaan Masjidil Haram

  • 14 Desember 2020
  • 106 views
8 Jam Sterilisasi Untuk 100 Buku di Perpustakaan Masjidil Haram

Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, yang diwakili oleh Departemen Perpustakaan, Publikasi dan Urusan Riset Ilmiah, menerapkan sejumlah tindakan pencegahan untuk memastikan keselamatan pengunjung Perpustakaan Masjidil Haram Mekkah.

Di antaranya sterilisasi buku-buku perpustakaan yang berlokasi di Distrik Batha Quraish, Makkah Al-Mukarramah. Di tempat tersebut dilengkapi perangkat bertenaga ozon yang mampu mensterilkan koleksi buku yang bersejarah.

Petugas unit sterilisasi di perpustakaan, Khaled Al-Zahrani, menjelaskan bahwa perpustakaan menyediakan alat sterilisasi buku, untuk melindunginya setelah dilihat oleh pengunjung dan peneliti di perpustakaan.

Perangkat tersebut dapat menampung sekitar 100 buku yang ditempatkan bersebelahan dalam satu periode sterilisasi. Proses pembersihan bakteri dan zat berbahaya membutuhkan waktu sekitar 8 jam.

Al-Zahrani menyatakan bahwa pihaknya menerima buku secara rutin, yang diangkut melalui kendaraan tertutup rapat.

Setelah diterima, buku-buku ditempatkan langsung di dalam sebuah perangkat untuk mensterilkannya dengan menarik oksigen di dalamnya.

Kemudian mengubahnya dalam beberapa waktu menjadi sinar ozon, sebagai proses menjaga kualitas kertas dan mensterilkannya sepenuhnya.

Setelah itu buku dikembalikan kembali untuk dimanfaatkan pengunjung perpustakaan mulai dari pelajar, peneliti atau pengunjung lainnya.

Kepala Bagian Manuskrip Perpustakaan Masjidil Haram Makkah, Adel Idul Fitri mengatakan bahwa perangkat sterilisasi manuskrip sejarah tersebut bekerja sangat efisien.

Seluruh manuskrip sejarah di perpustakaan al-Haram dibersihkan dari debu dan menghilangkan bakteri berbahaya, sehingga awet dan tidak rusak.

Perangkat tersebut memiliki tiga ciri utama, yaitu sterilisasi dengan radiasi ozon, membersihkan debu melalui penyedotan dan memiliki sikat khusus yang lembut dan halus untuk memindahkan debu.

Perpustakaan Al-Haram telah dikunjungi lebih dari 1.900 pengunjung paska umrah tahap ketiga dibuka kembali.

Sementara itu, jumlah pengunjung di aula informasi lebih dari 50 orang per jam, yang saat ini dibatasi daya tampungnya antara 15 hingga 20 orang untuk sekali kunjungan, mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi.[]

Sumber: SPA

Ditulis oleh: News Admin