Jubir Kemenkes Saudi: Mereka Yang Telah Divaksin Tidak Merasakan Efek Samping Apapun

  • 20 Desember 2020
  • 1,319 view
Jubir Kemenkes Saudi: Mereka Yang Telah Divaksin Tidak Merasakan Efek Samping Apapun

Asisten Menteri Kesehatan dan Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Muhammad Al-Abd Al-Aali, membenarkan bahwa tahapan penting dalam menghadapi pandemi Corona dimulai pekan lalu.

Kondisi ini merupakan upaya akhir yang diupayakan setiap orang untuk mencapai periode yang terkendali secara menyeluruh.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan hari Ahad (20/12), bersama Direktur Jenderal Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nasional, Dr. Abdullah bin Rashid Al-Quwizani.

Al-Abd al-Aali menjelaskan bahwa Kerajaan merupakan salah satu negara pertama yang menerima vaksin Corona, telah menyeru kepada semua orang untuk mengajukan vaksinasi.

Dosis untuk vaksin corona, yaitu dua kali, yang kedua diberikan 21 hari setelah mendapatkan dosis pertama. Cara mendapatkannya dengan mendaftar di aplikasi Sehhaty,” tersedia gratis untuk semua orang.

Sampai berita ini diturunkan, jumlah pendaftar pengajuan vaksin Corona mendekati 400 ribu dari kelompok prioritas yang mendapatkan vaksin pertama kali.

Jubir Kemenkes Saudi juga memastikan bahwa Otoritas Makanan dan Obat-obatan Arab Saudi (SFDA) telah memeriksa vaksin pada saat kedatangan dan mengkonfirmasi bahwa orang yang menerima vaksin tidak memiliki efek samping.

Bagi mereka yang ingin mencari tahu informasi lebih jauh terkait pengajuan vaksin virus corona dapat menhubungi nomor 937.

Al-Abd al-Ali menyatakan bahwa kelompok sasaran pada tahap pertama yang mendapatkan vaksin Corona adalah mereka yang berusia di atas 65 tahun, penderita penyakit kronis, penderita penyakit kekebalan, memiliki riwayat stroke, penderita obesitas, dan bekerja di setkor yang paling rentan terhadap infeksi.

Di saat yang sama, terdaftar 162 kasus baru Coronavirus (COVID-19), sehingga jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Kerajaan menjadi 361.010.

Di antaranya 3.010 adalah kasus aktif yang masih menerima perawatan medis dan kebanyakan dari mereka memiliki kondisi kesehatan yang baik.

Sementara sebanyak 416 orang berada dalam kondisi kritis dan 156 orang dinyatakan pulih, sehingga total menjadi 351.878 kasus sembuh.

Angka yang meninggal karena corona di Saudi, mencapai 6.122 kasus, dengan 10 kematian baru yang terdaftar.

Sampai hari ini, total pemeriksaan PCR di Saudi mencapai 10.639.645. Sebanyak 33.275 orang menjalani pemeriksaan PCR dalam 24 jam terakhir.

Pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan ini masih terus berlanjut di semua pusat dan fasilitas Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Eksekutif Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nasional, Dr. Abdullah Al-Quwizani, mengatakan bahwa tidak ada bukti mutasi yang ditemukan secara lokal dan internasional akan berdampak pada keefektifan vaksin.

Al-Quwizani menekankan bahwa program nasional untuk mempelajari genom lengkap dari virus penyebab “Covid 19” di Kerajaan adalah salah satu program dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nasional.

Penelitian ini dianggap sebagai yang pertama di Teluk, sejauh ini telah berhasil mendeteksi urutan genetik virus pada pertengahan Maret tahun 2020 ini. ajel

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait