Kemakmuran dan Stabilitas Saudi Bukan Karena Minyak dan Kekayaannya

  • 21 Januari 2021
  • 1,450 view
Kemakmuran dan Stabilitas Saudi Bukan Karena Minyak dan Kekayaannya

Bukti terbesar dari kegagalan sistem demokrasi adalah bahwa setiap presiden atau partai yang terpilih dapat membatalkan semua yang dilakukan oleh presiden atau partai sebelumnya.

Ini menguras banyak uang negara dan menyebabkan konflik ideologis sekaligus perpecahan vertikal dalam masyarakat.

Negara Islam manapun yang mengadopsi liberalisme dan perangkatnya, seperti nilai-nilai liberal setan dan demokrasi, mengalami kondisi serupa yang membuatnya sangat sulit untuk mencapai keamanan, stabilitas dan pembangunan.

Arab Saudi telah memeluk Islam dan mengadopsi Syariah.

Oleh karena itu, negara ini mencapai terobosan ekonomi yang sangat besar hanya dalam beberapa tahun karena persatuan nilai-nilai masyarakat yang hanya bisa benar-benar dicapai dengan Islam yang sebenarnya.

Beberapa orang Saudi teracuni untuk merusak negara, keamanan, stabilitas, dan kemakmurannya.

Mereka menyerukan untuk mengadopsi nilai-nilai liberal dan demokrasi.

Hal ini disebabkan oleh kemalasan intelektual dan nalar mereka yang tidak mempelajari keluhuran Islam dan kesesatan nilai-nilai liberal yang merusak.

Nasihat tulus saya yang mendalam kepada warga Saudi yang hebat, bahwa apa yang Anda nikmati saat ini; stabilitas, pembangunan dan kemakmuran, bukanlah karena minyak dan kekayaan.

Karena banyak negara lebih kaya tetapi tidak memiliki apa yang Anda miliki. Alasannya satu, yaitu kesatuan nilai yang diberikan oleh Islam dengan Syariatnya.[]

*) Kulwit Turki bin Ali Al-Uwarde, Editor-in-chief of T.H.R http://herald.report, Online Intellectual Therapist

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait

End of Kashoggi

Penyidik Saudi resmi mengumumkan Kashoggi terbunuh di dalam konsulat. Entah siapa yang membunuhnya dari 15