Musim Haji 2021 Belum Diumumkan Beredar Kabar Saudi Ngotot Tolak Jemaah Haji dari Indonesia

  • 15 Februari 2021
  • 1,976 view
Musim Haji 2021 Belum Diumumkan Beredar Kabar Saudi Ngotot Tolak Jemaah Haji dari Indonesia

Awal Februari lalu, tersebar di Grup WA berita berjudul “Arab Saudi Ngotot Tolak Jemaah Haji dari Indonesia, Kemenag Dibuat Kebingungan, Ada Apa Sebenarnya?”

Seorang Ustadz pembimbing haji dan umrah di Jakarta langsung merespon: “Berita tidak jelas dari media yang juga tidak jelas.” Maklum, berita tersebut berasal dari web operanewsapp, tidak ada yang mengenalnya.

Beberapa hari kemudian, berita serupa menjadi headline di portal nahimunkar.org; “Arab Saudi Ngotot Tolak Jamaah Haji dari Indonesia, Ada Apa?”

Sayangnya, berita yang seharusnya berisi kabar yang informatif, tercampur opini redaksi. Ternyata keduanya mengutip sumber Tribunjambi.com.

Tidak ada sama sekali penjelasan alasan mengapa Arab Saudi “ngotot” dan hanya jamaah haji Indonesia yang “ditolak?”

Padahal, Arab Saudi melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus menghadapi gelombang kedua pandemi covid-19, berdampak terhadap penangguhan kedatangan dari 20 negara dunia, bukan hanya Indonesia.

Bahkan beberapa negara tetangga yang dianggap sebagai “saudara kandung” Arab Saudi pun, seperti Uni Emirat Arab dan Mesir, termasuk dalam daftar yang ditangguhkan kedatangannya.

Jadi, mengapa harus jemaah Indonesia saja yang dilarang masuk?

Negara maju dengan fasilitas kesehatannya seperti Jerman dan Amerika saja dilarang masuk ke Saudi untuk sementara waktu ini.

Keputusan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi tanggal 2 Februari lalu, merupakan langkah pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Corona, yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan di Kerajaan Arab Saudi.

Warga Saudi maupun ekspatriat di Saudi pun tahu, protokol kesehatan dijalankan sangat serius dan tegas di Arab Saudi. Denda dan sanksi pelanggaran mengancam, mulai terkecil seribu reyal hingga deportasi bagi warga asing.

Lantas mengapa ada berita yang bernada adu domba antara Saudi dan Indonesia? Lagi pula, haji tahun 2021 belum diputuskan apakah akan diselenggarakan secara normal atau seperti tahun lalu dengan protokol yang ketat dan digratiskan?

Dari sini, pembaca diharap mengosumsi berita harus lebih selektif, agar tidak mudah digiring sesuai kepentingan tertentu. Klarifikasi dan verifikasi kebenaran berita sangat dibutuhkan sebelum membenarkannya.[]

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait