Video: MBS Bicara Al-Quran Dan As-Sunnah Sebagai Konstitusi Kerajaan Arab Saudi

  • 28 April 2021
  • 2,549 views
Video: MBS Bicara Al-Quran Dan As-Sunnah Sebagai Konstitusi Kerajaan Arab Saudi

Dalam wawancara spesial peringatan ke-5 tahun peluncuran Saudi Vision 2030, Putra Mahkota Muhammad bin Salman mengulas banyak hal tentang visi ke depan Arab Saudi.

Ekonomi dan Sosial

Muhammad bin Salman (MBS) mengatakan, “perekonomian Saudi dari sektor nonmigas tumbuh hampir 4,5% pada kuartal ke-4 tahun 2019, dan kami akan jauh melebihi angka tersebut pada tahun 2020 jika tidak ada pandemi.”

Dia juga menyoroti kinerja para menteri, dengan mengungkapkan bahwa “2015 merupakan tahun yang menantang, karena sebagian besar menteri yang bekerja pada saat itu sama sekali tidak efektif.

Kami membutuhkan restrukturisasi yang menyeluruh untuk mencapai Vision 2030. Semangat sangat penting untuk mencapai visi kami.

Jika seorang pejabat tidak memiliki passion, maka akan sangat sulit bagi mereka untuk mencapai tujuan mereka.”

Di antara target yang ingin diraih, menurut MBS mengatakan “salah satu tujuan dari Dana Investasi Publik (PIF) adalah untuk menumbuhkan dana tersebut menjadi $ 10 triliun pada tahun 2030.

Diversifikasi Ekonomi

“Ada anggapan yang salah di antara para analis yang mengira bahwa Arab Saudi ingin melakukan diversifikasi sepenuhnya dari oil.

Padahal Saudi ingin memanfaatkan semua kemungkinan pendapatan, sambil secara bertahap menjauh dari ketergantungan minyak,” jelas MBS.

Dia juga menyatakan “saya tidak akan mengumumkan apapun yang konkret, tetapi 1% dari saham Aramco dapat dibeli oleh perusahaan energi pelopor industri minyak yang terkenal.”

Pajak di Arab Saudi

Terkait penaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), MBS menjelaskan “PPN 15% adalah langkah terakhir yang ingin saya lakukan, karena saya tidak bermaksud untuk membuat warga Saudi mengalami kesulitan finansial.”

Dia beralasan “ini adalah tindakan sementara karena pandemi, dan seharusnya tidak lebih dari setahun paling lama.”

Terkait dengan pajak penghasilan, MBS memastikan “tidak akan ada pajak penghasilan di Arab Saudi, dalam bentuk apa pun.”

Kesehatan, Lingkungan, Pariwisata dan Pendidikan

Sebagai salah satu devisa negara yang ingin diperoleh Arab Saudi adalah dari sektor pariwisata. Tetapi MBS memastikan bahwa pengembangan destinasi wisata tetap konsisten dengan menjaga lingkungan.

“Salah satu pilar utama dari sektor tourisme yang berkembang adalah lingkungan yang sehat, itulah mengapa pelindungan dan rehabilitasi lingkungan sangat penting bagi kami,” papar MBS.

“Inisiatif lingkungan yang sehat berdampak langsung pada pariwisata Saudi, investasi, dan kualitas hidup secara keseluruhan.”

MBS dalam sesi wawancaranya juga menyampaikan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan akan terus digratiskan. “Kami bertekad untuk menjadikan King Saud University sebagai universitas 10 teratas pada tahun 2030,” tandasnya.

Keamanan dan Politik

MBS mengungkapkan sejarah bahwa “Arab Saudi mengalami banyak tantangan antara tahun 1950-an dan 1970-an, mulai dari komunisme hingga nasionalisme Arab, yang memungkinkan gerakan extremis berkembang.”

“Jika saya adalah Osama bin Laden, maka target pertama saya adalah Arab Saudi, dan itulah yang dia lakukan. Semua ekstremis memprioritaskan penargetan Arab Saudi untuk mendapatkan pengaruh atas Al-Haramain,” jelas MBS.

Terkait kerjasama dengan AS, MBS ungkapkan “kami menyetujui 90% kepentingan bersama kami dengan Presiden AS Joe Biden. Sangat normal untuk memiliki perbedaan dengan sekutu Anda.”

Konstitusi Kerajaan

Saat ditanya terkait penerapan syari’at di Kerajaan, MBS dengan tegas menyatakan, “Konstitusi kami adalah Al-Quran, sebelumnya, sekarang dan itu akan tetap demikian selamanya.”

“Pemerintah berusaha menerjemahkan Al-Quran dan Al-Sunnah menjadi undang-undang seakurat mungkin di setiap level dan mencakup semuanya,” jelasnya lagi.

Tonton video penjelasan MBS terkait konstitusi Arab Saudi:

Ditulis oleh: admin