Nasehat Syaikh Sudais Menghadapi 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

  • 3 Mei 2021
  • 647 views
Nasehat Syaikh Sudais Menghadapi 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Prof. Syaikh Dr. Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al-Sudais menyampaikan ceramah di Masjdil Haram, menghadapi 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Syaikh Sudais mengucapkan selamat kepada para peziarah Masjidil Haram dan masyarakat umum Muslim di seluruh dunia atas kedatangan sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan yang diberkahi.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh kaum muslimin, jamaah dan muktamir atas kedatangan sepuluh hari terakhir bulan yang diberkati,” sambut Syaikh Sudais.

“Untuk itu semua diperintahkan menjaga adab sesuai apa yang telah Allah muliakan dengan memanfaatkan waktu dan menggunakannya dalam ketaatan yang akan meningkatkan iman dan mendekatkan diri kepada Allah.

Karena dengannya, menjadi sebab dibebaskan dari api neraka dan meraih Lailatul Qadr yang lebih baik dari seribu bulan,” papar Syaikh Sudais.

Beliau menambahkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mekhususkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan memperbanyak amal shalih.

Di mana dalam 20 hari pertama puasa, dicampur antara tidur dan qiyamul lail, tetapi jika memasuki 10 hari terakhir, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih bersemangat lebih daripada hari-hari selainnya.

Sebagaimana di Shahihain, di hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membangunkan keluarganya untuk menghidupkam malam, mengencangkan ikat pinggangnya untuk memanfaatkan malam-malam yang penuh barokah ini.

Syaikh Sudais berwasiat kepada umat Islam agar lebih berusaha lebih giat pada malam-malam ini, untuk berpuasa, qiyamulail, membaca Alquran, sedekah, berusaha lebih giat, berbuat kebaikan, dan lebih banyak berdoa.

Beliau kemudian mengutip firman Allah: “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mu’min: 60).

Kemudian Syaikh Sudais mengingatkan kepada peziarah Masjidil Haram untuk mematuhi tindakan pencegahan tersebarnya virus corona. Sebagai upaya besar yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan kesehatan manusia. [spa]

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait