Hibah Minyak Saudi Untuk Yaman Tiba di Pelabuhan Aden

  • 9 Mei 2021
  • 422 views
Hibah Minyak Saudi Untuk Yaman Tiba di Pelabuhan Aden

Hari Ahad (9/5) ini, batch pertama hibah minyak dari Kerajaan Arab Saudi melalui Program Saudi untuk Pembangunan dan Rekonstruksi Yaman tiba di pelabuhan Aden.

Berkoordinasi dengan pemerintah Yaman dan pemerintah daerah, bantuan minyak tersebut untuk mengoperasikan lebih dari 80 stasiun di Yaman dengan total nilai sebesar 422 juta dolar AS.

Total bantuan terdiri dari 909.591 metrik ton solar dan 351.304 metrik ton bensin. Diharapkan bantuan tersebut dapat mendukung tercapainya stabilitas dan stabilitas ekonomi bagi rakyat Yaman,

Program ini merupakan kelanjutan dari dukungan yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi kepada Republik Yaman di segala bidang, sebagai penegasan ikatan persaudaraan yang kuat antara kedua negara.

Terutama lagi, menjelang musim panas, yang akan menjadi puncak konsumsi listrik karena suhu udara yang tinggi.

Hibah minyak tersebut diterima langsung oleh Menteri Listrik dan Energi Yaman, Dr. Anwar Kalashat, Gubernur Aden Ahmed Hamed Lamas, dan Komandan Satgas Brigjen Naif Al-Otaibi.

Sementara dari Saudi, pemberian secara simbolis diserahkan oleh Wakil Menteri Perminyakan Dr. Saeed Al-Shamasi, Wakil Menteri Perencanaan Nizar Bashaib, dan Direktur Proyek Minyak di Program Saudi untuk Pembangunan dan Rekonstruksi Yaman, Insinyur Salman Al-Hazimi.

Menteri Listrik Yaman Dr. Anwar Kalashat mengatakan dalam sebuah pernyataan saat menerima hibah: “Upaya besar telah dilakukan dari hibah yang murah hati ini, yang akan memiliki peran penting untuk mencapai banyak hal bagi rakyat Yaman.

Ini akan memberi kesempatan besar bagi pemerintah Yaman untuk memikirkan tentang mengembangkan solusi masa depan untuk krisis listrik.

Dan kami berharap dari hibah ini dapat mengakhiri krisis listrik, yang mengarah pada penyelamatan banyak sektor dan melembagakan reformasi yang meningkatkan sistem kelistrikan.”

Sementara itu, Gubernur Aden menghargai hibah minyak Saudi dengan mengatakan, “ini tidak mengherankan, karena mereka adalah mitra kami dalam perdamaian dan pembangunan.

Dan ini merupakan kontribusi untuk mengucapkan selamat tinggal pada krisis, seperti sektor kelistrikan, yang penyebab utamanya adalah kekurangan bahan bakar, sehingga Aden dan seluruh wilayah dapat bergerak menuju stabilitas dan pembangunan.”

Sementara itu, Direktur Proyek Minyak di Program Saudi untuk Pembangunan dan Rekonstruksi Yaman, Insinyur Salman Al-Hazimi, menjelaskan bahwa pekerjaan telah dilakukan dengan pemerintah Yaman untuk mengembangkan mekanisme tata kelola terintegrasi.

Pemerintah Yaman telah membentuk komite pengawas, pemantauan dan tindak lanjut yang terdiri dari semua kementerian dan otoritas Yaman yang berwenang dan organisasi masyarakat sipil di Yaman.

Mereka didampingi dengan keanggotaan dalam Program Saudi untuk Pembangunan dan Rekonstruksi Yaman dan pihak ketiga internasional yang diwakili oleh perusahaan audit yang netral, selain media massa.

Sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi telah menyumbang minyak senilai 4,2 miliar dolar AS, untuk mengurangi beban anggaran pemerintah Yaman, dan tidak menguras mata uang Bank Sentral Yaman.

Bantuan ini juga diharapkan mampu menstabilkan nilai tukar riyal Yaman dan harga bahan bakar terhadap dolar AS, serta memberikan kesempatan kerja.

Selain untuk meningkatkan kekuatan produktif warga Yaman, meningkatkan layanan sektor vital, dan meningkatkan peluang lapangan pekerjaan bagi rakyat Yaman. SPA

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait