Ini Dia Masjid di Arab Saudi Yang Banyak Belum Tahu

  • 27 Mei 2021
  • 797 views
Ini Dia Masjid di Arab Saudi Yang Banyak Belum Tahu

Jumlah masjid di Arab Saudi sangat banyak, menjadikannya sebagai salah satu negara dengan jumlah masjid terbanyak di dunia. Selain itu, di Arab Saudi terdapat masjid tertua dan yang paling terkenal di seluruh dunia, seperti al-Haramain. Berikut info singkat terkait masjid di Arab Saudi.

Masjid dan Jami’
Di Arab Saudi, orang biasa menyebut Masjid untuk tempat didirikan shalat 5 waktu dan Jami’ untuk shalat Jum’at dan Ied.

Di bandara, terminal, stasiun atau perkantoran, orang Saudi biasa menyebutnya mushalla, yang tidak selalu didirikan shalat 5 waktu secara berjamaah.

Tempat shalat Idul Fitri dan Idul di lapangan disebut juga mushalla Ied. Juga tempat shalat pria dan wanita di Saudi, disebut mushalla, yang biasanya dipisahkan dengan lantai atau tembok atau berjarak beberapa puluh meter tidak dalam satu gedung.

Nama Masjid
Nama masjid di Arab Saudi banyak menggunakan nama sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selain juga menggunakan nama orang yang membangunnya.

Sekitar 42,5 ribu masjid dan jami’ dibangun sendiri oleh warga Saudi, yaitu hampir setengah dari seluruh masjid dan jami’ di Kerajaan Arab Saudi.

Biaya Pendirian Masjid
Rata-rata masjid dibangun oleh warga, diniatkan atas nama (sedekah) ayah atau ibunya yang telah meninggal.

Siapa saja yang berniat membangun masjid harus membuktikan kepemilikan tanahnya, tidak bersengketa dan mewakafkannya dengan mencatatkan di pemerintah Saudi.

Syarat Pendirian Masjid di Arab Saudi
Diperlukan izin untuk membangun masjid untuk memastikan tidak berhenti pembangunannya karena melanggar undang-undang yang ditetapkan oleh pemerintah.

Di antaranya; pintu utama masjid harus menghadap ke depan jalan utama, menyediakan fasilitas bagi orang berkebutuhan khusus, area parkir kendaran, membangunkan rumah bagi imam dan muadzin bersama masjid, serta menggunakan kualitas bangunan yang standar.

Jumlah Masjid di Arab Saudi
Jumlah masjid, Jami dan mushola yang didirikan di Arab Saudi mencapai sekitar 98.800 masjid hingga awal tahun 2020.

Menurut statistik Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan, diperkirakan terdapat 15.134 masjid yang melaksanakan shalat Jumat, 3.843 musholla untuk Shalat Id, sisanya masjid yang biasa dilaksanakan shalat wajib lima waktu.

Biaya Perawatan Masjid
Sekitar 100 miliar riyal Saudi biaya yang dihabiskan setiap tahun untuk perawatan seluruh masjid di Arab Saudi.

Wilayah Terbanyak Masjid di Arab Saudi
Propinsi ‘Asir memilkiki sekitar 20% jumlah masjid dan jami’ yang dibangun di Arab Saudi. Perkiraan jumlahnya sebanyak 19.686 masjid, diikuti Riyadh di tempat kedua dengan 17.562 masjid, kemudian Makkah Al-Mukarramah dengan 16.504 masjid.

Di Jizan jumlah masjid mencapai 9.297, disusul Al-Qassim dengan 7.369 masjid, kemudian Madinah dengan 6.619 masjid dan jami’. Wilayah Najran mencatat jumlah masjid paling sedikit, yakni 688 masjid.

Gaji Imam dan Muadzin
Kerajaan Arab Saudi memberikan gaji kepada imam, muadzin dan pengurus masjid dan jami’. Ada perbedaan gaji imam jami dan masjid, sebagaimana juga berbeda sesuai dengan pengelompokkannya.

Pada tahun 2013, gaji imam Jami’ sebesar 4,750 Riyal dan muadzinnya 1,790 Riyal. Sementara untuk imam masjid sebesar 2,980 Riyal dan muadzinnya 1,395 Riyal.

Syarat Menjadi Imam Masjid
Di antara syarat utama menjadi imam masjid di Saudi; warga Arab Saudi, dikenal karena agama dan kejujurannya dan telah berusia baligh atau minimal 21 tahun.

Selain itu, hafal minimal 3 juz Al-Quran, memiliki bacaan Al-Quran yang baik dan mengerti hukum-hukum shalat serta mampu menjaga waktu-waktunya.

Untuk imam Jami’ sekaligus menjadi khatib, ditambah hafalan minimal 5 juz dan mampu menyampaikan khutbah. Semua imam dan khatib akan diuji terlebih dahulu untuk memenuhi persyaratan tersebut.[]

*) Dirangkum dari beberapa sumber: نظام الأئمة والمؤذنين وخدم المساجد, Koran Al-Riyadh, mhtwyat.com, Al-Iqtishodiyah

Ditulis oleh: admin