Koalisi: Percobaan Serangan Di Bandara Abha… Melukai 8 Orang Dan Merusak Pesawat Sipil

  • 31 Agustus 2021
  • 378 views
Koalisi: Percobaan Serangan Di Bandara Abha… Melukai 8 Orang Dan Merusak Pesawat Sipil

Hari Selasa (31/8) ini, Pertahanan Arab Saudi mencegat drone jebakan kedua yang mencoba menyerang Bandara Internasional Abha.

Koalisi untuk Mendukung Legitimasi di Yaman mengabarkan bahwa ada 8 korban karena pecahan peluru yang berserakan.

Selain menciderai warga sipil, percobaan serangan di bandara tersebut juga mengakibatkan satu pesawat sipil rusak.

Koalisi menyatakan: “Serangan kedua di Bandara Internasional Abha oleh Houthi dalam waktu 24 jam, merupakan kejahatan perang.”

Dalam rilisnya, Koalisi mengumumkan saat fajar pada hari Selasa, pertahanan Saudi berhasil mencegat pesawat tak berawak Houtsi yang mencoba menargetkan Bandara Internasional Abha Arab Saudi.

Koalisi menunjukkan bahwa pecahan peluru itu tersebar sebagai akibat dari intersepsi drone di sekitar Bandara Abha. Lagi-lagi, upaya pemberontak teroris syiah Houtsi ini dengan sengaja yang menyerang fasilitas sipil merupakan kejahatan perang.

Pada Senin (30/8) malam sebelumnya, Koalisi telah berhasil melakukan pencegatan dan penghancuran rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houtsi menargetkan Najran.

Koalisi menegaskan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah operasional untuk menargetkan sumber ancaman, sesuai dengan hukum humaniter internasional.

Sekaligus menekankan bahwa efisiensi pertahanan udara menggagalkan semua upaya sia-sia pemberontak teroris syiah Houtsi.

Malam sebelumnya, hari Ahad (29/8), Koalisi juga mengumumkan bahwa pertahanan udara Saudi telah mencegat dan menghancurkan 3 drone jebakan yang diluncurkan oleh milisi Houthi menargetkan Khamis Mushait.

Patut dicatat bahwa dalam beberapa waktu, pemberontak teroris syiah Houtsi melanjutkan upaya mereka untuk menargetkan objek sipil dan ekonomi di Kerajaan.

Cara tersebut telah mengundang kecaman dari beberapa negara Arab dan Barat, menekankan dukungan mereka untuk keamanan Arab Saudi, sekaligus mengecam serangan teroris Houtsi.

Upaya Houthi yang berulang dan meningkat selama periode terakhir ini terjadi pada saat Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang mencoba untuk membuat gencatan senjata di Yaman, untuk meluncurkan kembali negosiasi, untuk mencapai solusi damai untuk konflik yang telah berlangsung. selama bertahun-tahun.[]

Sumber: AlArabiya

Ditulis oleh: News Admin

Konten Terkait