KSrelief: Arab Saudi Adalah Negara Donor Kemanusiaan Terbesar Di Dunia Untuk Yaman

KSrelief: Arab Saudi Adalah Negara Donor Kemanusiaan Terbesar Di Dunia Untuk Yaman Pekerja bantuan menurunkan bantuan yang dibawa ke Yaman oleh militer Saudi di Marib, Yaman. (File foto: AP)

Arab Saudi adalah negara donor bantuan kemanusiaan terbesar di dunia untuk Yaman, setelah dana sebanyak $18 miliar digelontorkan untuk Yaman selama enam tahun terakhir, kata Pusat Bantuan dan Aksi Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief).

Penasihat di Pengadilan Kerajaan dan Pengawas Umum KSrelief, Dr. Abdullah bin Abdulaziz al-Rabeeah, mengatakan Saudi telah menyediakan $848 juta pada tahun lalu untuk memberikan bantuan keuangan mendesak ke Yaman, rumah bagi krisis kemanusiaan terbesar di dunia, sebagaimana rilis SPA, Kamis (23/9).

Data dan fakta tersebut disampaikan Dr. al-Rabeeah selama Pertemuan Tingkat Tinggi PBB yang diselenggarakan bersama oleh Swedia, Swiss dan Uni Eropa, di sela-sela sesi ke-76 Majelis Umum PBB di New York.

Dia menjelaskan bahwa rakyat Yaman telah menghadapi krisis kemanusiaan besar selama beberapa dekade terakhir, diperburuk oleh konflik yang meletus di negara itu.

Meskipun negara-negara donor telah menyediakan miliaran dolar selama enam tahun terakhir untuk mengurangi dampak krisis kemanusiaan di Yaman, KSRelief masih menghadapi beberapa hambatan dan tantangan – termasuk pelanggaran berkelanjutan yang dilakukan oleh pemberontak syiah Houtsi yang didukung Iran, yang mencegah pengiriman bantuan kepada penerima manfaat.

Dia juga menyatakan penyesalannya bahwa anak-anak dan perempuan adalah yang paling terpengaruh oleh pelanggaran ini, yang dibatasi akses makanan dan pasokan medis yang diperlukan kepada mereka.

Sebagai kelanjutan dari sikap kemanusiaan Arab Saudi dan dukungan berkelanjutan untuk Yaman, melalui KSrelief yang berkoordinasi dengan PBB dan organisasi non-pemerintah internasional dan lokal, proyek akan terus dilaksanakan di Yaman selama sisa tahun 2021, yang diperkirakan mencapai $ 90 juta, tambahnya.

Dia mengatakan bahwa sumbangan keuangan saja tidak akan meringankan krisis kemanusiaan di Yaman. Bukan rahasia lagi bahwa agresi berkelanjutan yang dilakukan oleh pemberontak syiah Houtsi terhadap organisasi PBB dan organisasi non-pemerintah internasional memperdalam penderitaan rakyat Yaman, terutama di daerah yang mereka kuasai.[]

Sumber: alarabiya

Ditulis oleh: News Admin