Kejahatan Rezim Mullah Yang Telah Berusia 43 Tahun, Dunia Bungkam

  • 25 September 2021
  • 410 views
Kejahatan Rezim Mullah Yang Telah Berusia 43 Tahun, Dunia Bungkam

Ketika 1 orang meninggal di Arab, semua media mem-blow up dan diulang-ulang menjadi headline. Bukan hanya media kafir Barat, tetapi juga media yang konon mensuarakan umat Islam.

Kebencian terhadap Arab dan Islam, tidak lebih karena keberhasilan propaganda penganut Majusi Syiah dalam hegemoni media.

Tercatat sejak berdirinya Republik Syiah Iran, rezim penguasanya melakukan genosida bangsa Kurdi, Turkiman, dan warga Khuzistan yang tinggal di wilayah negaranya.

Di masa awal rezin Syiah berkuasa, era 80an, ribuan nyawa dilenyapkan demi melancarkan revolusi syiah yang baru seumur jagung dideklarasikan. Perlu diingat, pimpinannya Ayatollah Khomeini baru tiba dari pengasingannya di negeri kafir Prancis, negeri yang memiliki catatan panjang anti Islam.

Selama berperang melawan Irak, jutaan warga Iran dikorbankan. Di saat yang sama, rezim Mullah Iran berhasil membungkam lebih dari 80 orang oposisi dan penulis yang aktif mengkritisi pemerintah, dengan dibunuh dalam serangkain operasi di era 90an.

Tahun 1999, dunia tahu telah terjadi penyerangan terhadap kampus perguruan tinggi di Thehran, puluhan orang diculik dan tidak diketahui nasibnya.

Saat Pemilu 2009, segala cara digunakan untuk melanggengkan kekuasaan mullah syiah di Iran, tidak kurang 112 demonstran terbunuh.

Pembunuhan keji dan penyiksaan atas puluhan tawanan yang berdemonstrasi tahun 2009 di penjara Kahrizak Tehran, menambah panjang kejahatan pemerintah yang berkuasa Iran.

Dalam kurun waktu tahun 2014, kasus penyerangan brutal dengan cara menyiramkan cairan acid kepada para wanita.

Represi dan pembunuhan serta melenyapkan puluhan orang dalam kerusuhan Desember 2018.

Pembunuhan terhadap tidak kurang dari 1500 orang dan menahan lebih dari 10 ribu orang selama kerusuhan yang terjadi di bulan November 2019.

Membunuh tidak kurang dari 100 orang tidak bersalah di ladang tebu dengan menggunakan senjata otomatis Dusyka.

Menembak jatuh pesawat Ukrainia dengan rudal yang dilakukan oleh Garda Nasional, menyebabkan 176 penumpang meninggal dalam pesawat.

Hingga terus menggunakan proxy di negara-negara Arab, berusaha merongrong kedaulatan dan membuat kerusuhan. Di mana ada Iran di negeri Arab, keamanan dan ekonominya tidak pernah stabil; Libanon, Yaman, Suriah, dan lainnya.

Apakah ada sanksi hukum terhadap para pelaku kejahatan semua ini?

Saksikan video yang memaparkan sebagian bukti dari sebagian kejahatan kemanusiaan yang luput dari sorotan dan viral media dan netizen.

Ditulis oleh: News Admin