Pembukaan Muktamar Kedua Amr Makruf Nahyi Munkar Di Riyadh

Pembukaan Muktamar Kedua Amr Makruf Nahyi Munkar Di Riyadh

Pangeran Muhammad bin Abdulrahman bin Abdulaziz, mewakili Gubernur Riyadh, membuka secara resmi Muktamar Kedua “Pendekatan Manhaj Salaf Dalam Amr Makruf Nahyi Munkar dan Peran Kerajaan Dalam Menguatkannya” yang diselenggarakan oleh Riasah Aaamah liHaiah Al-Amr bilMa’ruf wa Nahy anil Munkar pada hari Selasa (19/10) di Riyadh.

Grand Mufti Kerajaan Arab Saudi, Syaikh Abdulaziz bin Abdullah Al Sayikh, dalam pidato yang diwakilkan oleh Sekretaris Jenderal Kibar Ulama, Syaikh Dr. Fahd bin Saad Al-Majed, menyampaikan:

“Bahwasannya kebaikan umat ini tampak di antaranya dalam banyak hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta banyak nash yang memuji para sahabat dan perintah untuk mengikuti mereka.

Maka hal ini perlu diprioritaskan dari setiap pintu kebaikan, di setiap sisi dari agama ini. Oleh karenanya, umat sangat memperhatikan terkait masalah ini.

Umat Islam telah mempelajari metodologi as-salaf ash-shalih dan melanjutkannya dari generasi ke generasi. Sekaligus menyeru manusia untuk mengadopsi, mengikuti dan bermetode dalam urusan agama mereka, dalam memahami Al-Quran dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.โ€

Dia menambahkan, โ€œOrang yang bermanhaj as-salaf ash-shalih pada masa ini merupakan cara beragama yang benar, yang harus diikuti dan dipraktekkan seorang muslim dalam semua hal yang berkaitan dengan agama.

Baik dalam aspek keyakinan atau hukum praktis, atau akhlak dan perilaku, atau berdakwah kepada Allah dan amr ma’ruf nahi munkar, dan lain-lainnya dari ajaran agama Islam dan hukum syari’ah.”

Sambutan Syaikh ditutup dengan mengatakan, “salah satu bagian penting di mana kita harus mengikuti pendekatan as-salaf ash-shalih adalah tentang amr ma’ruf nahi munkar.

Maka wajib bagi setiap orang yang ingin menegakkan ibadah yang barakah ini, untuk mengetahui pendekatan para as-salaf ash-shalih dalam hal ini.

Sehingga amalnya berbuah positif, bermanfaat, dan mencapai kepentingan yang sah dan tujuan mulia, dalam hal pembenahan manusia dan menjauhkan mereka dari kekejian, dosa dan perbuatan jahat.”

Ketua Umum Riasah Aaamah liHaiah Al-Amr bilMa’ruf wa Nahy anil Munkar, Syaikh Dr. Abdulrahman bin Abdullah Al-Sanad, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya terhadap kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi, sebagai manifestasi kepedulian negara atas berjalannya amar ma’ruf nahi munkar dan penguatan peran kepemimpinan Saudi dalam menegakkan ibadah ini.

Dr. Abdulrahman juga menekankan bahwa muktamar ini menjelaskan pendekatan as-salaf ash-shalih dan peran Kerajaan dalam menguatkannya.

Berikut sambutan lain dari Syaikh Sulaiman Al-Ruahiliy dalma pembukaan muktamar:

Sumber: Okaz, Al-Riyadh, SPA

Ditulis oleh: News Admin