Kemendagri Saudi: Dosis Booster Syarat Kelanjutan Status Imun Setelah 8 bulan Menerima Dosis Kedua

Kemendagri Saudi: Dosis Booster Syarat Kelanjutan Status Imun Setelah 8 bulan Menerima Dosis Kedua

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi umumkan bahwa status komplit imun dengan dua dosis sebelumnya yang menjadi syarat menggunakan transportasi umum dan memasuki fasilitas umum lainnya, kini harus dilengkapi dengan dosis booster.

Ini sebagai rekomendasi dari Otoritas Kesehatan Saudi tentang pentingnya mendapatkan dosis vaksin penguat Covid-19 untuk meningkatkan tingkat kekebalan masyarakat, dan untuk mengendalikan pandemi, terutama jenisnya yang bermutasi.

Studi telah membuktikan keamanan, efektivitas dan pentingnya dosis booster, mengingat kemungkinan penurunan kadar antibodi dalam darah setelah 6 bulan menerima dosis kedua. Untuk itu bagi mereka yang telah menerima dosis kedua 6 bulan atau lebih, segera untuk mengambil dosis booster.

Kemendagri Saudi juga menyatakan bahwa mulai 29 Jumada Al-Tsani 1443 atau 1 Februari 2022, penerima dosis booster akan dianggap sebagai syarat kelanjutan dari munculnya status “imun” di aplikasi Tawakalna. Ini akan berlaku bagi semua orang yang telah 8 bulan atau lebih setelah menerima dosis kedua, dan untuk kelompok usia 18 tahun ke atas.

Status imun dalam aplikasi Tawakkalna akan menjadi syarat sebagai berikut:

  1. Memasuki kegiatan ekonomi, komersial, budaya, olahraga atau pariwisata.
  2. Memasuki acara budaya, ilmiah, sosial atau rekreasi.
  3. Memasuki setiap instansi pemerintah atau swasta, baik untuk kegiatan bisnis atau kunjungan.
  4. Naik pesawat dan transportasi umum.

Kemendagri juga menekankan kepada semua orang untuk mematuhi tindakan pencegahan dan semua protokol kesehatan yang diatur.

Semua prosedur dan tindakan tunduk kepada evaluasi berkelanjutan dari otoritas kesehatan yang kompeten, sesuai dengan perkembangan situasi pandemi.[]

Ditulis oleh: News Admin