Arab Saudi Perkirakan Surplus Anggaran Sebesar $24 Miliar Pada Tahun 2022

Arab Saudi Perkirakan Surplus Anggaran Sebesar $24 Miliar Pada Tahun 2022

Arab Saudi mengharapkan surplus anggaran SR 90 miliar ($24 miliar), sebagaimana Saudi Press Agency (SPA) laporkan mengutip pernyataan hasil Sidang Kabinet Arab Saudi.

Jika tercapai, ini akan menjadi surplus fiskal pertama sejak 2013. Total pendapatan untuk 2022 diperkirakan mencapai SR 1,05 triliun sementara pengeluaran mencapai SR 955 miliar, terendah sejak 2017.

Pendapatan tumbuh sebesar 12,4 persen jika dibandingkan dengan perkiraan pendapatan pada tahun fiskal 2021, sementara pengeluaran mengecil sebesar 5,9 persen, sebagaimana pernyataan setelah rapat Majlis Syura yang dipimpin oleh Raja Salman.

Surplus anggaran Kerajaan diproyeksikan menjadi 2,5 persen dari produk domestik bruto pada tahun 2022.

Dalam pernyataan pra-anggaran yang diterbitkan pada bulan September, defisit SR 52 miliar diprediksi Kementerian Keuangan, kemudian defisit diperkirakan menjadi 1,6 persen dari PDB.

Berbicara kepada wartawan, Menteri Keuangan Saudi Muhammad Al-Jadaan mengatakan bahwa Kerajaan akan memanfaatkan pasar utang tahun depan terutama untuk membiayai kembali utang yang jatuh tempo.

“Kami masih akan memanfaatkan pasar: Terutama untuk pembiayaan kembali apa yang jatuh tempo tahun depan.”

Ekonomi Arab terbesar mengalami resesi yang dalam tahun lalu karena krisis virus corona, berdampak pada sektor ekonomi non-minyak yang sedang berkembang. Sementara rekor harga minyak yang rendah membebani keuangannya, memperlebar defisit anggaran 2020 menjadi 11,2 persen dari PDB.

Tetapi ekonomi bangkit kembali tahun ini karena pembatasan COVID-19 dilonggarkan, secara global dan domestik, dan pendapatan minyak dan non-minyak meningkat tajam dari tahun ke tahun.[]

Sumber: arabnews

Ditulis oleh: News Admin