Ini Yang Dilakukan Warga Saudi Saat Suhu Turun di Bawah Titik Beku

Ini Yang Dilakukan Warga Saudi Saat Suhu Turun di Bawah Titik Beku

Warga di wilayah utara Arab Saudi bersiap menghadapi musim dingin saat suhu turun hingga di bawah titik beku. Biasanya mereka menghadapi cuaca dingin dengan baju tebal dan alat penghangat ruangan saat suhu turun hingga di bawah titik beku di beberapa kota dan provinsi.

Tempat pengisian bahan bakar di daerah-daerah tersebut mulai ramai didatangi penduduk setempat untuk membeli bahan bakar pengisi pemanas mereka yang dapat menghangatkan rumah selama musim dingin.

Menurut Pusat Meteorologi Nasional (NCM), Muahfadzah Al-Qurayyat di wilayah utara Al-Jouf dan Turaif di Wilayah Perbatasan Utara mencatatkan suhu terendah di Kerajaan, di bawah satu derajat Celcius pada Sabtu (25/12) dini hari.

Sementara itu suhu di Kota Tabuk mencapai tiga derajat Celcius, sedangkan Hail tercatat dengan lima derajat Celcius. Al-Qurayyat, Turaif dan kota-kota lain di wilayah utara biasanya berada di suhu di bawah nol ekstrem dan hujan salju lebat selama musim dingin.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Ahad (26/12) kemarin, NCM mengatakan bahwa sebagian besar provinsi Kerajaan, termasuk Makkah, Riyadh, Al-Baha, Asir, Al-Qassim, Provinsi Timur, Tabuk, Wilayah Perbatasan Utara, Al-Jouf dan Hail akan mengalami hujan musim dingin mulai Selasa.

Selain mengaktifkan pemanas ruangan, sebagian besar penduduk di wilayah utara terpaksa mengenakan pakaian musim dingin yang tebal, seperti baju tebal tradisional “farwa,” untuk menghangatkan tubuh di saat gelombang dingin tiba.

Beberapa keluarga menghidupkan kembali kebiasaan musim dingin, seperti duduk di sekitar api unggun, sambil memanggang daging dan menikmati menu “Mansaf” (daging domba) untuk menghangatkan tubuh.[]

Sumber: SG

Ditulis oleh: News Admin