Pendapatan Saudi Dari Sektor Tambang Capai Rekor Tertinggi

Pendapatan Saudi Dari Sektor Tambang Capai Rekor Tertinggi

Tahun 2021 adalah tahun yang terbaik bagi industri pertambangan Arab Saudi, karena berhasil mencapai rekor pendapatan tertinggi, sebagaimana penjelasan Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Saudi (MIM).

Dalam sebuah pernyataan MIM yang dirilis Saudi Press Agency (SPA) pendapatan dari sektor pertambangan melebihi SR 724 juta ($192,8 juta) dalam 10 bulan pertama pada tahun ini, dengan 690 izin pertambangan yang dikeluarkan di tahun yang sama.

Pendapatan tersebut berarti naik 27 persen pada tahun ini, mulai Januari hingga Oktober 2021, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020, lapor SPA.

Di bawah Visi 2030, pertambangan adalah pilar ketiga pembangunan ekonomi Arab Saudi, setelah energi dan petrokimia, sebagai salah satu tujuan untuk mendiversifikasi ekonomi negara dari ketergantungan terhadap minyak.

Sektor pertambangan diharapkan dapat menciptakan ribuan pekerjaan di Arab Saudi pada tahun-tahun mendatang dengan target 256.000 ahli geologi, insinyur, dan lainnya hingga tahun 2030.

Izin yang dikeluarkan tahun ini meliputi 517 izin galian bahan bangunan, 173 izin eksplorasi. Jumlah total izin pertambangan yang masih berlaku hingga saat ini diperkirakan mencapai 1.913.

Riyadh mencapai puncak dengan jumlah terbesar izin penggalian bahan bangunan yang resmi yaitu sebanyak 388 izin, diikuti oleh Makkah dengan 373 izin, sementara Al-Madinah sebanyak 210 izin, seabaimanan laporan yang sama.

Izin tersebut diberikan untuk penggalian, emas, mineral turunan, pasir, material kerikil dan blok granit.

Minat investasi di pertambangan Saudi meroket tahun ini, sebagaimana pemaparan Khalid Al-Mudaifer, Wakil Menteri Urusan Pertambangan di MIM kepada Arab News bulan Oktober lalu.

Arab Saudi telah mengeluarkan undang-undang pertambangan baru untuk meningkatkan daya saing pada sektor ini terutama untuk investor internasional, tambahnya.

Basis Data Geologi Nasional sedang dibuat untuk memungkinkan investor menemukan lokasi deposit mineral dalam upaya meningkatkan transparansi dan daya saing sektor ini di Arab Saudi.[]

ARBN

Ditulis oleh: News Admin